• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
    • Tentang BUMNWATCH
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Agribisnis

Uni Eropa Tak Hambat Ekspor CPO Indonesia

Diterbitkan pada 13 Mei 2010 oleh B- Watch

Indonesia dapat terus mengekspor minyak kelapa sawit (CPO) ke Uni Eropa tanpa rintangan dan pemberlakuan kuota atau tarif baru, kata Duta Besar/Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Julian Wilson.
“Uni Eropa tidak merintangi ekspor CPO dari Indonesia ke Eropa dan ekspornya berlaku seperti hari ini,” kata Wilson kepada wartawan di Jakarta, Rabu sehubungan dengan sosialisasi kebijakan yang terkait dengan energi terbarukan di EU (the EU RED Directive) yang berlaku Desember tahun ini.
Menurut dia, konsumen EU ingin membeli CPO Indonesia yang berkualitas baik dan pihaknya ingin mendukung perdagangan yang menguntungkan ini.
Namun, katanya, perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor itu perlu menyadari dan melihat perubahan kecenderungan konsumen. Tuntutan konsumen Eropa akan produk-produk yang ramah lingkungan terus meningkat.
“Kami ingin membantu produsen Indonesia untuk memanfaatkan peluang pasar ini dan kami yakin perusahaan-perusahaan yang memperhatikan kelangsungan lingkungan akan memiliki keuntungan kompetitif,” ujar Wilson.
Sekitar 90 persen dari perdagangan CPO yang diekspor ke benua itu digunakan untuk bahan baku makanan, kosmetik, shampo dan diterjen. Hingga kini sekitar 10 persen CPO Indonesia digunakan untuk biodiesel di pasar Eropa.
“The EU RED Directive hanya berlaku dalam perdagangan bahan bakar nabati (biofuel) dan akan memungkinkan insentif ditawarkan bagi biofuel yang diproduksi secara ramah lingkungan.”
Kebijakan tersebut berlaku untuk semua eksportir produk tersebut dari seluruh dunia, tidak hanya bagi Indonesia atau Malaysia sebagai eksportir terbesar.
“Untuk biofuel, negara-negara anggota Uni Eropa akan menawarkan insentif tambahan untuk mempromosikan penggunaan bahan bakar yang diproduksi secara ramah lingkungan. Peluang-peluang ekspor bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia akan meningkat,” katanya.
Sementara itu Ewout Deurwaarder, pakar di bidang biofuel dan energi terbarukan dari Ditjen Energi Komisi Eropa menjelaskan kebijakan EU itu yang telah disepakati anggota EU pada April 2009.
Di hadapan sejumlah pimpinan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi-organisasi terkait, Deurwaarder menjelaskan bagaimana memproduksi biofuel yang ramah lingkungan atau mengurangi emisi gas rumah kaca dan bagaimana memperoleh akses untuk mendapatkan insentif seperti pengurangan pajak.
Direktur WWF Indonesia Fitrian Ardiansyah yang dihubungi ANTARA secara terpisah mengatakan bahwa kebijakan Eropa tersebut merupakan tantangan dan sekaligus peluang bagi perusahaan-perusahaan Indonesia yang mengekspor minyak sawit khususnya untuk pasar biodiesel ke Eropa.
“Sejauh pengamatan saya, perusahaan-perusahaan Indonesia masih jauh untuk bisa mencapai standar yang ditentukan EU RED Directive,” kata Fitrian yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Menurut dia, EU dan Pemerintah RI harus melakukan kajian dan mengidentifikasi jurang pemisah yang masih ada sehingga mereka mempunyai `platform` yang sama.
Pola kerja sama di sektor kehutanan bisa EU dan Pemerintah RI jadikan rujukan untuk membuat proyek percontohan di bidang minyak kelapa sawit, tambahnya.
“Pilot project itu menyangkut tata ruang, tidak merusak hutan atau gambut dan bisa dilakukan di pulau Sumatera atau Kalimantan,” ujar Fitrian yang juga dosen Pasca Sarjana Paramadina.
Dikatakan, insentif yang ditawarkan EU tak bisa dimanfaatkan jika pengusaha Indonesia kurang memahami persoalan itu dan mereka akhirnya mengekspor produk tersebut ke India atau China.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Miranda S Goeltom dan Angelina Sondakh Harus Ditahan
    2012-02-24 14:28:31 - 1 comments
  • Harga BBM dan Konstitusi
    2012-02-28 10:22:21 - 1 comments
  • Tindakan Wamen Kum dan Ham Main Tampar Kriminal
    2012-04-05 10:31:28 - 1 comments
  • sebenarnya program yang akan direncanakan oleh pemerintah kurang efisi...
    hendawiatno.se: 2012-04-22 10:51:02
  • PKS harus siap diluar, biar mereka akan hancur....
    toni umaya: 2012-04-05 06:37:31
  • ini namanya akal2an hukum, siapapun tak kebal hukum ok....
    TONI UMAYA: 2012-04-05 06:03:32
  • Kenapa Golkar kebakaran jenggot petinggi petingginya ?????Apa mereka l...
    pakso: 2012-03-21 10:41:37
  • wah serem juga yah, maka dari itu kita harus menjaga lingkungan dan al...
    berita unik: 2012-03-20 11:55:19
  • Dipastikan Pemeran Video Porno Karolin Margaret Natasha
    Mei 22, 2012 at 3:55 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Periksa Andi A Mallarangeng Atas Dugaan Korupsi
    Mei 22, 2012 at 9:58 am - Tidak ada Komentar
  • Era SBY Utang LN Makin Mbludak
    Mei 21, 2012 at 2:35 pm - Tidak ada Komentar
  • Jenazah Korban Sukhoi Sudah Bisa Diambil
    Mei 21, 2012 at 10:00 am - Tidak ada Komentar
  • Mindo Rosa Manulang Menjadi Justice Collaboration
    Mei 16, 2012 at 3:01 pm - Tidak ada Komentar
  • Angie Jangan Berlagak Seperti Nyonya Besar
    Mei 16, 2012 at 2:59 pm - Tidak ada Komentar
  • Ani Susilo Bambang Yudhoyono Mau Jadi Capres?
    Mei 16, 2012 at 11:29 am - Tidak ada Komentar
  • Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Superjet 100 Langsung Diteliti
    Mei 16, 2012 at 11:26 am - Tidak ada Komentar
  • Keluar Dari AS Untuk Hindari Pajak
    Mei 15, 2012 at 1:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Semua Jalur Pendakian ke Puncak 1 Gunung Salak Ditutup
    Mei 15, 2012 at 10:34 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.