• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Aksi&Demo

Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli

Diterbitkan pada 20 Desember 2011 oleh B- Watch

www.bumnwatch.com — Ratusan purnawirawan jenderal dan perwira menengah TNI kembali menyatukan barisan untuk ‘menjatuhkan’ atau melengserkan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Alasannya, pemerintahan SBY tidak bisa lagi diharapkan mensejahterakan rakyat, menegakkan hukum, memberantas korupsi, dan persoalan bangsa lainnya.

Informasi yang diterima, sekitar 150 purnawirawan TNI berkumpul di Jakarta, dan hadir dalam pertemuan ini antara lain Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto, Mustahid Astari, Tommy (PETA). Ketiganya mengaku dari Gerakan Revolusi Nurani (GRN). Dalam pertemuan itu dikeluarkan pernyataan Tri Komando Nurani: Turunkan SBY dengan mobilisasi umum, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat, dan Kembali ke UUD 1945 asli.

“Sebanyak 150 purnawirawan itu sudah sepakat untuk melengserkan pemerintahan SBY dengan mobilisasi umum,” kata Indro Tjahyono yang dikenal dekat dengan sejumlah jenderal purnawirawan kepada Harian Terbit, Selasa pagi (20/12).

Menurutnya, pertemuan 150 purnawirawan TNI itu disambut 20 jenderal lainnya, termasuk Jenderal (Purn) Prabowo Subianto dengan membuat aksi keprihatinan bangsa pada pertengahan Desember ini.
“Prabowo dkk menyatakan aksi keprihatinan terhadap kondisi bangsa saat ini, dan hal ini sah-sah saja. Tapi, kalau 150 purnawirawan itu sudah clear, artinya menjatuhkan SBY secara inkonstitusional,” ujar Indro.
Menurut Ketua DPP Hanura, partai yang didirikan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto juga menyatakan optimis pemerintahan SBY tidak akan sampai 2014. “Itulah sebabnya mereka terus melakukan penggalangan kepada rakyat untuk mengkritisi pemerintahan SBY, yang pada akhirnya melakukan aksi penggulingan,” ujar Indro.
Sementara itu, mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi sangat mendukung langkah para Jenderal senior yang akan berkumpul di Bandung, Jawa Barat Desember ini.
“Saya sangat mendukung langakah para Jenderal senior tersebut. Kalau bukan senior, siapa lagi yang akan mengingatkan SBY,” kata Saurip Kadi dalam perbincangannya dengan Teraspolitik.com melalui telepon selularnya, Jum’at (25/11).

Diinformasikan, selain Tyasno dkk dari GRN, dari kelompok jenderal lain, sekitar 19 orang, juga kerap berkumpul di rumah Jenderal (Purn) Luhut B Panjaitan, Jenderal (Purn) Jhony Lumintang, Jenderal (Purn) Fahrur Rozi, dan lainnya.

“Mereka sering berkumpul di rumah  Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan yang juga mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Reformasi masa Presiden Abdurrahman Wahid,” kata Ketua MK Mahfud MD, beberapa waktu lalu.
Menurutnya,  para jenderal itu menyatakan kecewa dengan pemerintah. “Beberapa mantan jenderal yang sering bertemu di rumah Luhut Panjaitan antara lain, Letnan Jenderal purnawirawan Jhony Lumintang,  Jenderal purnawirawan Fahrur Rozi, Letjen (Purn) Agus Wijoyo, Jenderal (Purn) AM Hendropriyono, dan Letjen (Purn) Kiki Syahnakri.
“Setidaknya ada sekitar 19 purnawirawan jenderal yang kerap bertemu di kediaman Luhut Panjaitan. Mereka mengatakan, pemerintahan ini mengecewakan. Pemerintahan ini lambat,” ujar Mahfud, yang juga mantan Menteri Pertahanan.
Hal senada juga dikemukakan mantan Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, menurutnya, para mantan jenderal sering melakukan pertemuan. “Para jenderal itu hampir setiap hari berkumpul dan bertemu, karena mereka berkantor di gedung yang sa-ma, di Kuningan, Jakarta,” ujar Fahrul. (Harian Terbit/*)

Bookmark and Share

Comments

  1. Tri Indratno Desember 23rd, 2011 at 13:12

    Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa

1 Trackbacks For This Post

  1. Politik : Aksi dan Demo Dewan Revolusi Rakyat « Jakarta 45 says:
    Desember 20th, 2011 at 18:04

    [...] Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli [...]

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Fee Yang Diminta Menteri Itu Rp180 Miliar
    2012-02-20 14:54:48 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Angelina Sondakh Dinobatkan Sebagai Putri Pembohong Indonesia
    2012-02-16 14:49:12 - 1 comments
  • kalau memang PD ingin bersihkan partai dari stigma publik yang semakin...
    yusran yusuf m: 2012-02-20 23:37:11
  • wah lengakp sudah penderitaan setelah menyandang gelar lainnya Ratu .....
    Lirik Lagu: 2012-02-16 14:20:01
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Andi Mallarangeng Benarkan Pertemuan Dengan Nazaruddin
    Feb 22, 2012 at 2:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Iran Tingkatkan Patroli di Laut Tengah
    Feb 22, 2012 at 2:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Aksi Iran Mulai Membuahkan Hasil
    Feb 22, 2012 at 10:33 am - Tidak ada Komentar
  • KPK Temukan Bukti Aliran Dana Haram Ke Sejumlah Menteri
    Feb 22, 2012 at 10:32 am - Tidak ada Komentar
  • Hentikan Impor Beras
    Feb 22, 2012 at 10:30 am - Tidak ada Komentar
  • Kapal Vasily Golovnin Tiba di Antartika
    Feb 21, 2012 at 2:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Rakyat Libya Baru Merasa Sebagai Manusia
    Feb 21, 2012 at 2:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Stasiun Purworejo Dikembangkan Sebagai Objek Wisata Sejarah
    Feb 21, 2012 at 2:00 pm - Tidak ada Komentar
  • PT Freeport Bayar Pajak 372 Juta Dolar AS
    Feb 21, 2012 at 1:58 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Buru Menteri Peminta Fee
    Feb 21, 2012 at 9:47 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.