• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Opini

Tolak Hasil Seleksi KPAI

Diterbitkan pada 22 Juli 2010 oleh Nurmimi

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Anak menolak penetapan hasil seleksi calon anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang telah diumumkan pada 8 Juli karena mereka yang dinyatakan lolos dinilai kurang memiliki komitmen pada persoalan anak-anak.
Penolakan disampaikan Profesor Irwanto, dari Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Anak, dalam pertemuan dengan dua anggota Komisi VIII dari Fraksi PDIP DPR RI di Jakarta, Kamis. Dua anggota Komisi VIII Fraksi PDIP yang menerima delegasi LSM tersebut, yaitu Ina Ammania dan Zainun Ahmadi.
“Kami menemukan nama-nama yang masih aktif sebagai pengurus KPAI, termasuk ketua yang tidak melepaskan jabatan ketika dilakukan seleksi,” kata Irwanto.
Dia menambahkan, selama ini KPAI tidak menunjukkan kinerja di tengah banyaknya persoalan anak, bahkan nama KPAI seolah tidak pernah terdengar di publik karena masyarakat justru lebih mengetahui Komnas Perlindungan Anak yang dipimpin Kak Seto.
“Padahal semestinya KPAI mampu menunjukkan kiprah karena kegiatannya telah dibiayai APBN,” katanya.
Dia mengungkapkan, pengurus lama yang mendaftar lagi sebagai calon anggota KPAI periode 2010-2013 diduga ikut menentukan anggota panitia seleksi.
Di samping itu, ada anggota tim panitia seleksi yang berasal dari staf ahli KPAI sehingga sangat diragukan independensinya.
“Jika ditinjau dari nama-nama yang lolos dalam seleksi yang dilakukan panitia seleksi, banyak anggota terpilih yang diragukan rekam jejaknya dalam bidang perlindungan anak di Indonesia. Karena itu, perlu diperiksa ulang sejauhmana anggota terpilih mempunyai unsur dalam latar belakang serta kompetensi serta integritas individu untuk menghindari jebakan kuota,” katanya.
Dia mengatakan, ada kesan bahwa “uji publik” dan seleksi terhadap calon anggota KPAI terkesan hanya sebagai formalitas yang hasilnya sudah ditentukan sebelumnya sehingga calon-calon yang dikenal publik dan aktivis hak-ahak anak justru tidak lolos.
Seharusnya, proses seleksi diulang sehingga dapat diperoleh calon yang memiliki komitmen serta rekam jejak jelas dan memiliki komitmen tinggi dalam memperjuangkan hak-hak anak.
Dengan demikian, kata dia, KPAI sebagai lembaga negara berbasis HAM mampu melakukan tugasnya secara independen dan akuntabel. “Kami meminta DPR RI untuk tidak melakukan `fit and proper test` terhadap nama-nama yang ditetapkan panitia seleksi sebelum memeriksa ulang proses dan mekanisme seleksi serta memanggil panitia seleksi,” katanya.
Dua anggota DPR yang menerima koalisi itu akan memperhatikan aspirasi tersebut dan akan membahasnya di Komisi VIII DPR RI.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Korban Lumpur Berdoa Di Atas Tanggul
    Sep 9, 2010 at 9:25 pm - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tabuh Beduk Awali Takbir Akbar
    Sep 9, 2010 at 9:24 pm - Tidak ada Komentar
  • Bakar Al-Qur’an Undang Kekerasan
    Sep 9, 2010 at 9:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Solusi Atasi Kemacetan Jakarta Mendesak
    Sep 8, 2010 at 11:32 pm - Tidak ada Komentar
  • Malaysia Bebaskan Lima Nelayan Indonesia
    Sep 8, 2010 at 11:31 pm - Tidak ada Komentar
  • Banyak Serangan Sistematis Atas Kinerja SBY
    Sep 8, 2010 at 11:30 pm - Tidak ada Komentar
  • Gayus Diancam 20 Tahun Penjara
    Sep 8, 2010 at 11:29 pm - Tidak ada Komentar
  • AS Kutuk Rencana Pembakaran Al-Qur’an
    Sep 8, 2010 at 11:28 pm - Tidak ada Komentar
  • TNI Tetap Solid
    Sep 8, 2010 at 11:27 pm - Tidak ada Komentar
  • Dua Asteroid Liwati Bumi
    Sep 8, 2010 at 11:26 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.