• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Hukum&Ekonomi

Tersangka L/C Fiktif Century Bertambah

Diterbitkan pada 19 Maret 2010 oleh Nurmimi

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, tersangka kasus LC fiktif Bank Century pasti akan bertambah karena proses penyidikan masih terus berlangsung.

“Kemungkinan ada tersangka baru ya pasti ada. Kan kasusnya masih berjalan,” katanya di Jakarta, Jumat.

Mabes Polri telah menetapkan dua tersangka kasus LC fiktif ini yakni pemegang saham Robert Tantular dan salah satu direksi bank itu.

Namun Mabes Polri belum menjelaskan detail kasus itu karena diduga ada beberapa perusahaan yang menerima LC fiktif termasuk perusahaan yang dimiliki oleh anggota DPR Muhammad Misbahkun.

Diduga, Bank Century telah menerbitkan LC fiktif kepada setidaknya delapan perusahaan.

Soal keterlibatan Misbakhun, Ito mengatakan hingga kini Polri belum menetapkan tersangka kasus LC fiktif ke PT S yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ia mengatakan, Polri tidak serta merta menetapkan tersangka setelah menerima laporan karena masih harus menunggu proses pembuktian.

“Proses penyidikan kan harus mengumpulkan dulu dari bukti terkait dan para saksi yang mengarah kepada seseorang untuk dijadikan sebagai tersangka. Kita tidak bisa menjadikan tersangka hanya berdasarkan laporan aja,” ujarnya.

Ia mengatakan, Polri tidak ingin tergesa-gesa menetapkan tersangka karena ada lembaga praperadilan yang akan menguji jika penyidikan dianggap keliru.

“Apabila di dalam praperadilan itu kita dinyatakan kalah maka ini menunjukan polisi tidak profesional,” katanya.

Ia mengatakan, dalam menetapkan dua tersangka LC fiktif, Polri tidak berlandaskan laporan staf khusus Presiden, Andi Arief yang secara khusus melaporkan Misbahkun ke polisi.

Menurut Ito, polisi menetapkan dua tersangka berdasarkan keterangan dari para tersangka yang pernah diperiksa oleh Mabes Polri dalam kasus pidana perbankan yang juga melibatkan Robert Tantular.

Ia mengatakan, hingga kini, Polri belum berencana untuk memanggil Misbahkun karena masih dalam tahap pengumpulan keterangan dan data.

Pemeriksaan seorang anggota DPR, kata Ito, memerlukan prosedur khusus yakni mendapatkan ijin Presiden.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Satgas Mafia Hukum Terima 381 Pengaduan
    2010-04-07 03:29:57 - 5 comments
  • SBY Angkat 10 Staf Khusus
    2009-11-20 14:35:46 - 2 comments
  • SBY Seharusnya Memproteksi Susno
    2010-05-24 19:10:35 - 2 comments
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Batik Disyahkan Sebagai Budaya RI
    2009-09-07 22:53:44 - 1 comments
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • KAMI GERAM DENGAN ULAH MALAYSIA YG SEAKAN2 INGIN MENGAMBIL PA YG DA DI...
    SYAHRIL: 2010-08-28 01:03:50
  • Pernyataan Marzuki Alie Soal Gedung Baru DPR Menyakitkan
    Sep 5, 2010 at 12:11 am - Tidak ada Komentar
  • Bubarkan Saja Kementeri Koperasi Dan UKM
    Sep 5, 2010 at 12:08 am - Tidak ada Komentar
  • DPR Lebih Baik Prioritaskan Tenaga Ahli
    Sep 5, 2010 at 12:02 am - Tidak ada Komentar
  • Zionis Tak Akan Bisa Serang Iran
    Sep 5, 2010 at 12:00 am - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tawarkan Pemindahan Ibukota Negara
    Sep 3, 2010 at 7:58 pm - Tidak ada Komentar
  • Cadangan Devisa 81,3 Miliar Dolar
    Sep 3, 2010 at 7:57 pm - Tidak ada Komentar
  • Rakyat Timur Tengah Mampu Kirim Israel Ke Neraka
    Sep 3, 2010 at 7:56 pm - Tidak ada Komentar
  • PDIP Minta KPK Tuntaskan Kasus Suap DPR
    Sep 3, 2010 at 7:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Rp80 Triliun Dana UMKM Belum Tersalurkan
    Sep 3, 2010 at 7:52 pm - Tidak ada Komentar
  • PDI P Juga Minta Pembangunan Gedung Baru DPR Ditunda
    Sep 2, 2010 at 8:02 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.