• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Hukum&Ekonomi

Terkait Skandal Century, Boedino dan Sri Mulyani Diperiksa KPK Kamis

Diterbitkan pada 28 April 2010 oleh Nurmimi

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono yang kini Wakil Presiden serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Kamis (29/4).
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Jasin mengatakan, sesuai permintaan Boediono dan Sri Mulyani, KPK akan melakukan pemeriksaan di kantor mereka masing-masing.
“Dari surat yang dikirimkan oleh Sekretaris Wakil Presiden menyebutkan Wakil Presiden ada kesibukan dan meminta KPK melakukan pemeriksaan di kantor Wakil Presiden,” kata Muhammad Jasin di sela kegiatan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dan pimpinan KPK di Gedung DPR, Jakarta, Rabu.
Dikatakannya, Menteri Keuangannya Sri Mulyani juga baru kembali dari luar negeri dan masih banyak kesibukan sehingga meminta diperiksa KPK di kantornya.
Dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) KPK, katanya, membolehkan melakukan pemeriksaan di luar kantor KPK sehingga pimpinan KPK memutuskan akan melakukan pemeriksaan di Kantor Istana Wakil Presiden dan Kantor Kementerian Keuangan.
Pertimbangan lainnya, kata Jasin, Boediono dan Sri Mulyani sebagai pejabat negara jadwal kerjanya sangat padat sehingga pimpinan KPK yang bersikap fleksibel dengan melakukan pemeriksaan kedua pejabat negara tersebut.
Menurut dia, pimpinan KPK sudah menjadwalkan akan melakukan pemeriksaan pada Kamis (29/4) tapi waktu dan tempatnya masih akan dikonfirmasikan.
Ketika ditanya sejumlah anggota Komisi III DPR mengkhawatirkan akan terjadi perubahan kondisi psikologis jika pimpinan KPK melalukan pemeriksaan di kantor terperiksa, menurut Jasin, tidak ada pengaruhnya.
Dikatakannya, sebelumnya pimpinan KPK juga pernah melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Sosial Bachtiar Chamzah di kantornya.
“Bagi KPK yang penting, informasi, data, dan substansi yang dibutuhkan kita dapatkan. KPK lebih fleksibel yang penting terperiksa tidak tertekan,” kata Jasin.
Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pelaksanaan “bailout” ke Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sudah siap memberikan keterangan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus pemberian dana talangan kepada Bank Century.
Ditemui pada acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2010 di Auditorium Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, Sri Mulyani meladeni pertanyaan wartawan dengan canda tawa.
“Tanya sama Bapak (Presiden.red) dong, menjelang pemeriksaan sudah didoakan katanya sama Menteri Agama,” ujar Sri Mulyani ketika ditanya tentang kesiapannya.
Sri Mulyani mengaku sudah mempersiapkan diri untuk dimintai keterangan oleh KPK.
Ketika ditanya apakah ia akan memberikan fakta baru kepada KPK, Sri Mulyani menjawabnya dengan canda, “Pake baju baru saja”.
Selebihnya, Sri Mulyani tak mau berkomentar tentang materi yang ia persiapkan untuk bekal dimintai keterangan oleh KPK.
Mengenai lokasi pemeriksaan, Sri Mulyani juga tidak mau berkomentar.
“Ya liat dulu pertanyaannya, kan baru besok. Nanti kalau sudah ada pertanyaannya, baru saya jawab pertanyaan kalian. Kalau sekarang kan mereka-reka,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK sudah memastikan pemanggilan terhadap Sri Mulyani sebagai mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan Wakil Presiden Boediono sebagai mantan Gubernur Bank Indonesia untuk dimintai keterangan dalam kasus pemberian dana talangan kepada Bank Century.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Korban Lumpur Berdoa Di Atas Tanggul
    Sep 9, 2010 at 9:25 pm - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tabuh Beduk Awali Takbir Akbar
    Sep 9, 2010 at 9:24 pm - Tidak ada Komentar
  • Bakar Al-Qur’an Undang Kekerasan
    Sep 9, 2010 at 9:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Solusi Atasi Kemacetan Jakarta Mendesak
    Sep 8, 2010 at 11:32 pm - Tidak ada Komentar
  • Malaysia Bebaskan Lima Nelayan Indonesia
    Sep 8, 2010 at 11:31 pm - Tidak ada Komentar
  • Banyak Serangan Sistematis Atas Kinerja SBY
    Sep 8, 2010 at 11:30 pm - Tidak ada Komentar
  • Gayus Diancam 20 Tahun Penjara
    Sep 8, 2010 at 11:29 pm - Tidak ada Komentar
  • AS Kutuk Rencana Pembakaran Al-Qur’an
    Sep 8, 2010 at 11:28 pm - Tidak ada Komentar
  • TNI Tetap Solid
    Sep 8, 2010 at 11:27 pm - Tidak ada Komentar
  • Dua Asteroid Liwati Bumi
    Sep 8, 2010 at 11:26 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.