• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum&Kriminal
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
POLKAM

Tak Penting Siapa Pemenang Pemilu

Diterbitkan pada 13 April 2009 oleh Nurmimi

Jakarta (BUMNWatch) – Kalangan dunia usaha mengharapkan hasil Pemilu 2009 tidak merusak kondisi keamanan nasional yang sudah cukup kondusif.

Tidak hanya itu, kebijakan ekonomi pemerintah juga diharapkan tetap konsisten.

Ketua Dewan Pembina DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Sandiaga Uno mengatakan, pengusaha akan selalu kooperatif jika pemerintah baru hasil Pemilu 2009 ini konsisten dengan kebijakan-kebijakannya.

“Siapa pun pemenang Pemilu tentu menentukan porsi pemerintahan nanti, bagi dunia usaha tak penting siapa pemenangnya yang penting bisa membuat kebijakan konsisten dan bisa menjamin kestabilan politik dan ekonomi untuk jaminan investasi asing,” kata Uno, pekan lalu, di Jakarta.

Ketua Bidang Perdagangan Dalam Negeri Kadin, Bambang Soestyo, menilai kendati penghitungan pemilu legislatif 2009 belum final, hasil hitung cepat beberapa lembaga survei sudah memberi gambaran cukup jelas bahwa partai pemerintah menjadi peraih suara terbanyak.

“Dengan asumsi partai pemerintah akan menguat di parlemen, ada harapan konsistensi kebijakan di berbagai bidang, dari bidang hankamnas, hukum dan bidang ekonomi, akan terjaga,” kata Bambang.

Prinsipnya, lanjut dia, siapa pun pemenang pemilu legislatif 2009, dunia usaha mengharapkan stabilitas keamanan, konsistensi kebijakan ekonomi dan penegakan hukum selalu terjaga, bahkan kalau perlu ditingkatkan.

Kepala Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pemimpin yang terpilih sebagai pemenang pemilu akan menghadapi dua tantangan besar di bidang ekonomi. “Dua tantangan tersebut adalah soal fiskal dan moneter,” kata Yudhi.

Di bidang fiskal, kelemahan yang harus diperbaiki pemerintah adalah penyaluran anggaran negara yang lambat. Padahal, ini penting untuk mendorong agar ekonomi bisa jalan.

Di bidang moneter, menurut dia, ada persoalan transmisi yang terkait penurunan suku bunga. BI sudah menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate secara agresif, namun perbankan tidak segera mengikuti dengan langkah penurunan suku bunga kredit. Padahal, BI Rate sudah turun di level 7,5 persen.

“Jadi, pemenang pemilu harus bisa menyelesaikan dua soal mendasar itu,” ujarnya. Secara keseluruhan menurut dia, pemenang pemilu harus melanjutkan kesinambungan kebijakan ekonomi yang sudah ada sekarang. Jika ada perubahan drastis, justru berdampak kurang bagi investor.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Satgas Mafia Hukum Terima 381 Pengaduan
    2010-04-07 03:29:57 - 3 comments
  • SBY Angkat 10 Staf Khusus
    2009-11-20 14:35:46 - 2 comments
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Batik Disyahkan Sebagai Budaya RI
    2009-09-07 22:53:44 - 1 comments
  • Ikan Herring Raksasa Ditemukan Di Swedia
    2010-05-13 17:47:42 - 1 comments
  • SBY Seharusnya Memproteksi Susno
    2010-05-24 19:10:35 - 1 comments
  • Di Sampit KAlteng, ada jual beli sambungan listrik oleh oknum PLN. Ka...
    H.M. Khusni: 2010-06-24 16:42:27
  • sudah ada Menteri tambah lagi Wakil menteri, ditambah lagi dengan Dewa...
    Avalezes: 2010-06-19 09:16:36
  • Golkar adalah Partai peninggalan zaman Orde Baru, partai manja ,partai...
    Avalezes: 2010-06-19 09:12:35
  • Gw udh lama menabung di BCA, tapi tak pernah dapat apa2. Hadiah BCA ka...
    rico sorong cimanggis: 2010-06-03 13:57:08
  • memang begitulah pendapat rakyat jelata pada umumnya. terkesan susno ...
    rakyat jelata: 2010-05-26 15:54:35
  • Pengesahan Darmin Gubernur BI Divoting
    Jul 29, 2010 at 5:07 pm - Tidak ada Komentar
  • Presiden Bahas Tabung Gas Dengan JK
    Jul 29, 2010 at 5:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Memalukan, Banyak Anggota DPR Bolos
    Jul 29, 2010 at 12:32 pm - Tidak ada Komentar
  • Mustafa Ajak AS Investasi di BUMN
    Jul 29, 2010 at 12:30 pm - Tidak ada Komentar
  • Kinerja Muhaimin Iskandar Jelek
    Jul 29, 2010 at 12:29 pm - Tidak ada Komentar
  • Jahatnya Yahudi: Gaza Sudah Seperti Kamp Penjara
    Jul 28, 2010 at 4:03 pm - Tidak ada Komentar
  • Fidel Castro Tulis Buku
    Jul 28, 2010 at 4:01 pm - Tidak ada Komentar
  • Ulama Harus Nasehati Penguasa
    Jul 28, 2010 at 4:00 pm - Tidak ada Komentar
  • Maradona Dipecat Sebagai Pelatih
    Jul 28, 2010 at 3:58 pm - Tidak ada Komentar
  • Presiden Melayat Kemal Idris
    Jul 28, 2010 at 3:57 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation BCA brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.