Capres Megawati Soekarnoputri, menyatakan, survei yang dilaksanakan oleh banyak lembaga ataupun institusi hanya dijadikan sebagai patokan bukan pegangan. “Bagaimanapun juga dinamika masyarakat berjalan. Hari ini hasil survei diumumkan belum tentu hasilnya akan sama besok bila dilakukan survei lagi,” ujar Megawati, usai deklarasi di Tempat pembuangan sampah akhir (TPST) Bantar Gebang, Minggu.
Disinggung elektabilitas pasangan tersebut, Megawati menyatakan, tak pernah kecewa dengan masalah itu karena perjuangannya bukan untuk kepetingan pribadi. Ketua umum PDI-P itu menyatakan mendapat mandat dan kepercayaan dari masyarakat. Megawati juga menyatakan optimistis akan menang dalam Pilpres mendatang. Ia menolak memberikan tanggapan bila hasilnya lain. “Kalau ternyata tak menang itu namanya berandai-andai. Nanti saja kita lihat yang jelas kita sekarang berjuang untuk menang,” ujarnya.
Terkait strategi dalam menggaet massa agar memilihnya, putri proklamator RI itu menyatakan, strateginya berbeda dan ada pelajaran yang bisa dipetik. “Saya kira saya konsiten dengan apa yang saya perjuangkan. Pendidikan politik rakyat harus terus berjalan dan tak selamanya rakyat tak mengerti,” ujarnya.
Ia menyatakan, pada Pemilu langsung 2004 lalu rakyat baru pertama kali merasakannya dan mereka belum mengerti. “Sekarang kekritisan mereka makin terlihat,” ujarnya.
Megawati berharap justru penyelenggara Pemilu sendiri yang harus bersikap kritis dan jangan meremehkan hak rakyat hanya untuk merebut satu kekuasaan.(*)

