Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Rochadi mengakui telah menerima beberapa calon direksi dan komisaris Bank Umum Milik Negara (BUMN) dan akan dilakukan “fit and proper test” (uji kelayakan dan kepatutan).
“Sudah masuk untuk dilakukan fit and proper test, saat ini baru diteliti kelengkapan persyaratan dari para calon direksi dan komisaris bank BUMN ini,” kata Budi Rochadi, di sela acara penantanganan pembentukkan Lembaga Apex untuk wilayah jakarta dan Riau di jakarta, Senin.
Namun Budi Rochadi tidak menyebut berapa calon yang diajukan oleh Kementerian BUMN. “Saya lupa jumlahnya, yang pasti belasan orang karena tidak hanya direksi, tetapi juga komisaris,” katanya.
Dia juga menegaskan bahwa BI tidak menentukan jabatan para calon tersebut. “Kami hanya diminta untuk fit and proper test saja, untuk penetapannya kewenangan kementerian BUMN,” tegas Budi Rochadi.
Dia hanya mengungkapkan bahwa “fit and Proper test” direksi dan komisaris bank BUMN ini akan selesai sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Dalam bulan ini dapat selesai, paling tidak sebelum RUPS,” katanya.
Dalam pemberitaan sebelumnya bahwa Kementerian BUMN Negara telah memasukkan sejumlah nama calon direksi dan komisaris BUMN telah dimasukkan ke BI untuk di “fit and proper test”.
Deputi Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto, usai diskusi “Membedah Kinerja BUMN di Pasar Modal, mengatakan para calon yang lulus uji kelayakan dan kepatutan, selanjutnya akan masuk Tim Penilai Akhir untuk disetujui.
Dari sejumlah calon yang masuk kantong BI, ada beberapa yang berasal dari eksternal perusahaan. Kementerian memang sengaja menjaring ahli perbankan, bukan dari sektor di luar itu. “Kalau bank bisa keluar (sektor) tapi tidak sebaliknya,” kata Suprapto, saat itu.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar pernah mengisyaratkan akan mempertahankan sebagian besar direksi yang habis masa jabatan tahun ini, seperti Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Agus Martowardoyo dan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Sofyan Basyir.
Mustafa juga mengatakan pemerintah akan mempertahankan direksi dan komisaris yang berprestasi baik. “Direksi sebagian besar akan bertahan,” katanya.(*)
Sejumlah Direksi Bank BUMN Akan Diganti
Diterbitkan pada 03 Mei 2010 oleh B- Watch

