• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Opini

Sebaiknya Jumlah Menteri Dikurangi

Diterbitkan pada 29 Juli 2009 oleh Nurmimi

Menurut pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Andrinov Chaniago, sebaiknya dalam Kabinet mendatanag (2009 – 2014) jumlah menteri dikurangi. Dia menyarankan agar presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyusun kabinet yang efisien dan menempatkan orang-orang profesional dalam pemerintahannya lima tahun ke depan.
”Jumlah menteri pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) sebanyak 34, terlalu gemuk, sebaiknya pada kabinet mendatang maksimal 27 menteri saja,” kata Andrinov Chaniago pada Dialog Kenegaraan “Kabinet Baru: Hak Prerogatif Presiden versus Tuntutan Partai Koalisi” di Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Senayan Jakarta, Rabu.
Senada dengan Andinov, juru bicara presiden Andi Mallarangeng mengatakan, kabinet pemerintahan SBY-Boediono mendatang harus diisi orang yang lebih profesional dan berasal dari kalangan profesional.
”Kabinet harus profesional dan akan ada orang-orang profesional yang mengisi kabinet. Bagaimana komposisinya, dan siapa saja biarlah presiden yang menentukan,” katanya di Istana Negara Jakarta, Rabu.

Menurut Andrinov, jumlah maksimal 27 menteri tersebut dengan catatan, beberapa departemen atau kantor menteri negara yang wilayah kerjanya relatif sama atau saling terkait bisa digabungkan menjadi satu.
Ia mencontohkan, kantor menteri negara pembangunan daerah tertinggal bisa digabungkan ke dalam departemen transmigrasi.
Selain jumlah menteri, Andrinov juga mengusulkan, agar Presiden Yudhoyono menempatkan orang-orang profesional dalam kebinet pemerintahan mendatang.
Orang profesional yang dimaksudkannya adalah orang yang memiliki kemampuan, pengalaman, loyalitas, dedikasi, dan bisa membuat keputusan sesuai dengan keinginan presiden. ”Orang profesional tidak harus akademisi dan praktisi, juga bisa dari parpol atau orang yang memiliki kesepakatan dengan parpol pendukungnya,” katanya.
Dengan pertimbangan tersebut, ia mengusulkan komposisi kabinet pemerintahan mendatang sekitar 50 persen dari Partai Demokrat (PD), 30 persen dari partai pendukung yang berkoalisi dengan PD, serta sekitar 20 persen profesional dari praktisi dan akademisi.
Sementara itu, anggota DPD dari Provinsi Bali, I Wayan Sudirta, juga menilai jumlah menteri pada KIB sebanyak 34 menteri terlalu gemuk yang konsekuensinya memboroskan anggaran belanja negara.
Ia mengusulkan, jumlah menteri pada kabinet pemerintah mendatang hanya sekitar 20 menteri, dengan pertimbangan negara Amerika Serikat yang wilayahnya luas hanya ada 15 menteri serta Jepang hanya ada 25 menteri dan Thailand hanya ada 13 menteri.
Wayan juga mengusulkan, agar Presiden Yudhoyono menempatkan orang-orang profesional sesuai dengan kriteria yang disampaikannya pada kampanye lalu, di kabinet pemerintahannya mendatang. ”Kalau Presiden Yudhoyono mengangkat orang tidak profesional, maka akan menyulitkan dirinya sendiri,” katanya.

Menurut dia, Presiden SBY telah berpengalaman selama lima tahun dalam memimpin dan mengelola kabinet sehingga tahu kebutuhan dan orang-orang yang bisa dipimpinnya untuk menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan.
”SBY sudah tahu apa yang dibutuhkan kabinet pemerintah baru nantinya, yang kuat, profesional dan mapan,” katanya.
Dikatakan Andi, dalam menentukan pembantunya, Presiden SBY tetap akan meminta semacam kontrak politik dan kontrak kinerja terhadap calon menterinya.
”Masing-masing orang yang ingin dipilih harus sepakat dengan kontrak kinerja semacam itu. Kalau tidak sepakat ya bisa minta maaf,” katanya.
Mengenai sedikitnya aktivitas SBY usai pengumuman hasil pilpres oleh KPU, Andi mengatakan, presiden masih mengalami flu berat sehingga harus banyak istirahat.
”Beliau masih mau kerja dan datang ke istana tetapi dokter minta istirahat jadi belum fit benar, namun beliau perlu mendengarkan laporan. Mudah-mudahan tanggal 3 Agustus ketika pidato nota keuangan sudah fit lagi,” katanya.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Serang Iran Sama Dengan Hancurkan Israel
    Sep 6, 2010 at 8:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Tiga BUMN Diprivatisasi Senilai Rp340 Miliar
    Sep 6, 2010 at 8:22 pm - Tidak ada Komentar
  • Terjadi Inefiensi Puluhan Triliun Di PLN
    Sep 6, 2010 at 8:21 pm - Tidak ada Komentar
  • DPR Tunda Pembangunan Gedung Baru
    Sep 6, 2010 at 8:20 pm - Tidak ada Komentar
  • BURT Cuma Bikin Citra Buruk DPR
    Sep 6, 2010 at 8:16 pm - Tidak ada Komentar
  • Warga Jakarta Dilarang Takbir Keliling
    Sep 6, 2010 at 8:15 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Belum Bisa Dibubarkan
    Sep 6, 2010 at 8:15 pm - Tidak ada Komentar
  • Agus Suhartono Calon Panglima TNI Baru
    Sep 6, 2010 at 8:13 pm - Tidak ada Komentar
  • DPR Harus Respon Pemindahan Ibukota
    Sep 6, 2010 at 8:13 pm - Tidak ada Komentar
  • Wacana Pemindahan Ibukota Ditindaklanjuti
    Sep 5, 2010 at 10:10 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.