Rusia merencanakan menjual saham perusahaan-perusahaan milik negara (BUMN) besar dalam sebuah privatisasi baru yang direncanakan untuk memperoleh 29 miliar dolar untuk pemerintah, laporan mengatakan pada Senin.
Sebagian besar saham akan dijual di produsen minyak terbesar Rusia Rosneft, perusahaan bank terbesar nasional Sberbank dan pemilik pipa nasional Transneft, kata laporan itu.
Namun negara akan mempertahankan saham mayoritas dalam semua perusahaan.
“Kementerian keuangan mengusulkan untuk menjual saham di perusahaan negara dan bank, menjaga kontrol di dalamnya,” kata sumber kepada kantor berita RIA Novosti.
“Untuk saat ini, keputusan akhir belum dibuat.”
Rencana yang ditetapkan oleh kementerian keuangan memproeksikan menjual 27,1 persen saham Transneft, 24,16 persen saham Rosneft dan 9,3 persen saham Sberbank.
Semua perusahaan-perusahaan ini sudah menjadi bagian diprivatisasi tetapi dorongan privatisasi juga mempertimbangkan menjual 25 persen minus satu saham di operator kereta api RZhD, saat ini 100 persen dimiliki oleh pemerintah.
RIA Novosti mengatakan bahwa penjualan itu diharapkan membawa sekitar 300 miliar rubel (10 miliar dolar) setiap tahun antara 2011-2013 untuk total 883,5 miliar rubel (29,1 miliar dolar) selama tiga tahun ke depan.
Perusahaan besar lain yang terlibat dalam penjualan – diharapkan untuk menyertakan total 10 perusahaan milik negara – termasuk bank negara VTB dan operator pembangkit tenaga listrik hidro Rushydro.
Harian bisnis Vedomosti mengatkan hasil dari penjualan akan digunakan untuk mengurangi defisit anggaran Rusia, yang menggelembung selama krisis ekonomi setelah bertahun-tahun surplus pada masa yang baik.
Perdana Menteri Vladimir Putin memperuntukkan memotong defisit sebagai prioritas bagi pemerintah dan Menteri Keuangan Alexei Kudrin menargetkan defisit publik setara empat persen dari Produk Domestik Bruto pada 2011, tiga persen pada 2012 dan dua persen pada 2013.
Sebagian besar privatisasi Rusia dihentikan setelah kekacauan penjualan BUMN 1990-an yang di kritik mengatakan menyerahkan sebagian besar kekayaan alamnya untuk sebuah klik dari oligarki.
Namun, pejabat telah lebih dari setahun terakhir menunjukkan pemikiran kembali dari strategi Rusia, sebagian karena dampak krisis ekonomi yang melanda ekonomi yang bergantung keras pada hidrokarbon. (afp/*)
Rusia Jual BUMN Besar
Diterbitkan pada 27 Juli 2010 oleh B- Watch

