Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat sore, menguat hingga di bawah Rp9.200 per dolar.
Analis Valas PT Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah, di Jakarta, Jumat, mengatakan, rupiah diperkirakan akan kembali menguat pada awal pekan depan karena pelaku asing akan akan kembali memburu mata uang Indonesia.
Nilai tukar rupiah Jumat sore terhadap dolar menguat 20 poin menjadi Rp9.180-Rp9.190 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.205-Rp9.215.
Posisi rupiah yang saat ini di bawah Rp9.200 per dolar akan terus menguat hingga mendekati angka Rp9.150 per dolar, katanya.
Menurut dia, pelaku pasar sepanjang pekan ini masih hati-hati untuk turun ke pasar, sehingga kenaikan rupiah belum besar dan hanya mengalami kenaikan berkisar 10 sampai 20 poin.
Padahal sejumlah lembaga riset mengatakan, pasar Indonesia akan diburu investor asing karena kawasan Asia yang ekonominya tumbuh lebih tinggi ketimbang kawasan lainya.
Namun minat pelaku asing masih belum besar untuk menempatkan investasi di pasar domestik, mereka menunggu perkembangan pasar lebih jauh, katanya.
Ia mengatakan, pelaku pasar khususnya asing ingin lebih jauh mengetahui pertumbuhan ekonomi AS yang kini tidak menentu, meski sudah mengeluarkan dana paket stimulus yang cukup besar.
Akibat pergerakan sepanjang pekan ini, rupiah masih berada dalam kisaran Rp9.180 sampai Rp9.200 per dolar, ucapnya.
Menurut dia, pelaku asing memang lebih cenderung bermain di pasar Asia yang diharapkan akan mendorong rupiah terus menguat hingga mendekati angka Rp9.100 per dolar.
Kenaikan rupiah yang relatif kecil akibat pelaku pasar masih hati-hati masuk ke pasar domestik, namun peluang untuk menguat lagi masih cukup besar pada pekan berikutnya, katanya. (*)
Rupiah Naik 20 Poin
Diterbitkan pada 04 Juni 2010 oleh B- Watch

