Masih ingat nama Soros, pengusaha keturunan Yahudi yang dicurigai berperan menghancurkan perekonomian Indonesia media 1997 silam, kini dia diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai investor keuangan global. Bahkan kini George Soros juga penasehat khusus untuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang perubahan iklim.
Pertemuan itu dilakukan Senin sore, sekitar pukul 16.30 wita, di Wisma Negara, Istana Tampaksiring, Bali, seusai Presiden menghadiri acara Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional.
Sore itu baik Kepala Negara maupun Soros sama-sama mengenakan kemeja batik lengan panjang. Kemeja Presiden berwarna ungu sedangkan Soros biru.
Presiden sore itu didampingi oleh antara lain Menteri Kehutanan Zulkifli Hassan, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta dan Mensesneg Sudi Silalahi.
Sebelumnya pada Mei lalu Presiden juga pernah menerima Soros di Kantor Kepresidenan, Jakarta.
Dalam pertemuan Mei lalu, Presiden menyampaikan harapan kepada Soros agar negara-negara di dunia dapat berbuat lebih meningkatkan hasil dari konferensi di Copenhagen, Denmark pada Desember 2009, agar dapat dirumuskan pengganti Protokol Kyoto yang akan berakhir pada 2012.
Presiden juga menyampaikan agenda prioritas Indonesia untuk terus memerangi pembalakan hutan dan mengurangi laju pembabatan hutan.
Sejak Februari 2010, Soros ditunjuk sebagai penasehat khusus Sekjen PBB untuk perubahan iklim guna memobilisasi pembiayaan untuk mengatasi perubahan iklim.(*)
Presiden Terima Soros Di Bali
Diterbitkan pada 26 Juli 2010 oleh B- Watch

