• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
    • Tentang BUMNWATCH
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Opini

Presiden Harus Lebih Tegas Terhadap Polri

Diterbitkan pada 12 Juli 2010 oleh B- Watch

Direktur Eksekutif Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Abdul Mu`ti mengatakan, Presiden perlu lebih tegas meminta Polri mengusut tindak kekerasan yang menimpa seorang anggota ICW.
“CDCC berharap pemerintah segera menindak tegas dan memroses secara hukum orang yang melakukan tindak kekerasan kepada anggota Indonesia Coruption Watch (ICW) tersebut,” katanya dalam acara temu media di Jakarta, Senin.
Abdul mengatakan, seharusnya negara memberi jaminan pada aktivis karena mereka merupakan tokoh yang memiliki peranan penting terhadap kemajuan negara.
Beberapa hal yang menjadi penyebab tindak kekerasan tersebut, menurut dia, adalah supermasi hukum yang lemah dan adanya indikasi pemerintah melakukan pembiaran terhadap kasus kekerasan tersebut.
Senada dengan itu, pembicara lainnya, pendiri Gerakan Manusia Indonesia Setara, Romo Benny Susetyo mengatakan, dirinya berharap agar kasus tersebut segera dituntaskan dan pelakunya ditangkap.
“Dengan begitu, maka kita menyelamatkan negara ini,” lanjutnya.
Ia juga berharap, agar kata-kata Presiden yang menghimbau masyarakat ikut melakukan pengawasan terhadap tindak kekerasan yang terjadi dan agar tidak tunduk kepada kekerasan tidak hanya menjadi wacana.
Anggota Peneliti Divisi Investigasi ICW, Tama Satrya Langkun dianiaya empat orang tak dikenal pada Kamis (8/7) jam 04.00 pagi di Kawasan Duren Tiga, Pasar Minggu, Jaksel.
Saat ini Tama dirawat di RS Asri Jakarta karena mengalami luka bacokan di kepala sehingga harus mendapatkan perawatan intensif.

Untuk kasus ini penyidik kepolisian sudah mengetahui kelompok yang diduga menganiaya aktivis Indonesia Corruption Watch, Tama Satya Langkun (25).
“Kelompok yang melakukan penganiayaan terhadap Tama sudah diketahui dan Polri sedang mengumpulkan bukti untuk segera melakukan penangkapan,” kata Ketua Badan Pekerja Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Hamid, seusai melakukan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, Senin.
Kontras dengan sejumlah organisasi non pemerintah antara lain ICW, Imparsial dan Institute for Democracy and Peace (SETARA) bertemu dengan Kapolri untuk menanyakan penyelidikan kasus.
Dari bukti yang telah diperoleh Polri, kata Usman, penganiayaan terhadap Tama merupakan tindakan yang terrencana secara matang.
“Kami menanyakan apakah mungkin kami dilibatkan dalam proses penyelidikan atau penyidikan kasus Tama,” katanya.
Tama menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh empat orang tidak dikenal dan saat ini masih dirawat di lantai dua ruang 206 rumah sakit (RS) Asri Jl Duren Tiga, Jakarta Selayan.
Dia mengalami tiga luka pada bagian kepala dan memar di leher.
Tama harus menerima 29 jahitan di bagian tubuh yang terluka.
Korban juga mengalami luka akibat terjatuh dari sepeda motor karena ditabrak pelaku.
Tama adalah aktivis ICW yang melaporkan adanya rekening gendut milik beberapa perwira polisi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Miranda S Goeltom dan Angelina Sondakh Harus Ditahan
    2012-02-24 14:28:31 - 1 comments
  • Harga BBM dan Konstitusi
    2012-02-28 10:22:21 - 1 comments
  • Tindakan Wamen Kum dan Ham Main Tampar Kriminal
    2012-04-05 10:31:28 - 1 comments
  • sebenarnya program yang akan direncanakan oleh pemerintah kurang efisi...
    hendawiatno.se: 2012-04-22 10:51:02
  • PKS harus siap diluar, biar mereka akan hancur....
    toni umaya: 2012-04-05 06:37:31
  • ini namanya akal2an hukum, siapapun tak kebal hukum ok....
    TONI UMAYA: 2012-04-05 06:03:32
  • Kenapa Golkar kebakaran jenggot petinggi petingginya ?????Apa mereka l...
    pakso: 2012-03-21 10:41:37
  • wah serem juga yah, maka dari itu kita harus menjaga lingkungan dan al...
    berita unik: 2012-03-20 11:55:19
  • Dipastikan Pemeran Video Porno Karolin Margaret Natasha
    Mei 22, 2012 at 3:55 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Periksa Andi A Mallarangeng Atas Dugaan Korupsi
    Mei 22, 2012 at 9:58 am - Tidak ada Komentar
  • Era SBY Utang LN Makin Mbludak
    Mei 21, 2012 at 2:35 pm - Tidak ada Komentar
  • Jenazah Korban Sukhoi Sudah Bisa Diambil
    Mei 21, 2012 at 10:00 am - Tidak ada Komentar
  • Mindo Rosa Manulang Menjadi Justice Collaboration
    Mei 16, 2012 at 3:01 pm - Tidak ada Komentar
  • Angie Jangan Berlagak Seperti Nyonya Besar
    Mei 16, 2012 at 2:59 pm - Tidak ada Komentar
  • Ani Susilo Bambang Yudhoyono Mau Jadi Capres?
    Mei 16, 2012 at 11:29 am - Tidak ada Komentar
  • Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Superjet 100 Langsung Diteliti
    Mei 16, 2012 at 11:26 am - Tidak ada Komentar
  • Keluar Dari AS Untuk Hindari Pajak
    Mei 15, 2012 at 1:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Semua Jalur Pendakian ke Puncak 1 Gunung Salak Ditutup
    Mei 15, 2012 at 10:34 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.