Ketua Dewan Direktur “Sabang-Merauke Circle” Syahganda Nainggolan menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus fokus pada kesejahteraan rakyat, mengingat kehidupan sebagian besar rakyat masih memprihatinkan.
“Kepemimpinan SBY hingga 2014 harus diarahkan pada prioritas kesejahteraan rakyat karena kondisi kehidupan rakyat banyak yang mengkhawatirkan secara ekonomi,” kata Syahganda melalui surat elektronik yang diterima di Bogor, Selasa.
Mantan Direktur Eksekutif “Center for Information and Development Studies” (CIDES) itu mengingatkan Yudhoyono tidak boleh lagi mengedepankan politik pencitraan semata demi keuntungan politik tertentu, melainkan harus mengubah pendekatannya kepada politik kesejahteraan rakyat agar tidak terasing dari situasi hidup maupun harapan rakyat.
“Jika hal itu dilakukan maka SBY dalam akhir pemerintahannya akan diingat oleh rakyat sebagai presiden yang membela kehidupan rakyat bukan presiden yang mengutamakan pamor pribadi,” kata kandidat doktor program studi Kesejahteraan Rakyat di Universitas Indonesia itu.
Ia mencontohkan, untuk mengatasi kenaikan harga sembako yang dipicu dari kenaikan tarif dasar listrik atau tarif jalan tol, Presiden harus turun tangan langsung.
“Bahaya andaikata pemerintahan SBY membiarkan carut marut kenaikan harga sembako serta penumpukan beban sosial ekonomi masyarakat tanpa segera melakukan perlindungan dan pembelaan nasib rakyat,” ujar Syahganda yang memimpin lembaga kajian kebijakan publik.
Keadaan buruk yang dialami rakyat secara ekonomi akan bisa dicerahkan melalui upaya kepemimpinan Presiden Yudhoyono yang harus cepat bertindak mendahulukan pengayoman pada nasib rakyat sekaligus untuk sementara waktu keluar dari lingkaran komunikasi yang bersifat elitis di antara partai-partai.
“Sabang Merauke Circle” merupakan lembaga kajian kebijakan publik yang anggotanya antara lain terdiri atas alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).(*)
Presiden Harus Fokus Pada Rakyat
Diterbitkan pada 20 Juli 2010 oleh B- Watch

