• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Opini

Presiden Didesak Perbaiki Kinerja Kabinet

Diterbitkan pada 13 Juli 2010 oleh Nurmimi

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Roem Kono mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memperbaiki kinerja kabinetnya dengan melakukan langkah-langkah darurat untuk menyelamatkan ekonomi bangsa.
“Kerja kabinet ini perlu diperbaiki kembali. Presiden Yudhoyono harus memperbaiki kinerja kabinetnya untuk mengatasi persoalan ekonomi,” kata Roem Kono di Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut Roem Kono menjelaskan, masyarakat saat ini merasakan beban hidup yang berat. Kenaikan Tarif Dasar Listrik, tambahnya, berpengaruh langsung atas melambungnya harga-harga kebutuhan pokok.
Menurut Roem, jika pemerintah tak segera mengambil langkah-langkah darurat untuk mengatasi masalah itu, bisa menjadi ganjalan bagi pemerintah.
“Kalau saya lihat Presiden Yudhoyono sangat menjaga pencitraan, tapi kalau harga-harga kebutuhan pokok melambung, citra apa lagi yang harus dipertahankan,” katanya.
Menurut Roem, langkah darurat mendesak harus segera dilakukan sebelum menjadi “bola liar”.
Sementara menyangkut pemberitaan mengenai beberapa anggota kabinet yang tertidur saat mengikuti rapat kabinet, Roem mengatakan, hal itu sangat manusiawi dan bukan merupakan kesalahan para menteri.
“Mungkin karena mereka baru nonton bola bareng di Cikeas dan terlalu banyak rapat, sehingga mereka kelelahan,” kata Roem yang juga anggota Komisi V DPR itu.
Menurut Roem, kejadian tersebut menunjukkan adanya sistem yang salah dalam pemerintahan.
Sebelumnya, Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/7), mengatakan, pelaksanaan 49 subrencana aksi pemerintah masuk dalam kategori mengecewakan.
Sebanyak 49 subrencana aksi yang masuk kategori mengecewakan itu adalah sebagian dari 369 subrencana aksi yang termuat dalam Inpres 1/2010. Ratusan subrencana aksi itu adalah pengembangan dari 70 program dan 155 rencana aksi yang telah ditetapkan pemerintah.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Serang Iran Sama Dengan Hancurkan Israel
    Sep 6, 2010 at 8:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Tiga BUMN Diprivatisasi Senilai Rp340 Miliar
    Sep 6, 2010 at 8:22 pm - Tidak ada Komentar
  • Terjadi Inefiensi Puluhan Triliun Di PLN
    Sep 6, 2010 at 8:21 pm - Tidak ada Komentar
  • DPR Tunda Pembangunan Gedung Baru
    Sep 6, 2010 at 8:20 pm - Tidak ada Komentar
  • BURT Cuma Bikin Citra Buruk DPR
    Sep 6, 2010 at 8:16 pm - Tidak ada Komentar
  • Warga Jakarta Dilarang Takbir Keliling
    Sep 6, 2010 at 8:15 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Belum Bisa Dibubarkan
    Sep 6, 2010 at 8:15 pm - Tidak ada Komentar
  • Agus Suhartono Calon Panglima TNI Baru
    Sep 6, 2010 at 8:13 pm - Tidak ada Komentar
  • DPR Harus Respon Pemindahan Ibukota
    Sep 6, 2010 at 8:13 pm - Tidak ada Komentar
  • Wacana Pemindahan Ibukota Ditindaklanjuti
    Sep 5, 2010 at 10:10 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.