Tim khusus Mabes Polri dan Kepolisian Daerah (Polda) menangkap 13 orang pelaku yang diduga sindikat pembobolan nasabah bank melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Jakarta Selatan, Sabtu, mengatakan penangkapan pelaku di wilayah hukum Polda Bali, Kalimantan dan Medan.
“Dari hasil pemeriksaan bisa dikaitkan yang tertangkap di Kalimantan, Bali dan Medan, jumlah mereka 13 orang,” kata Edward.
Edward mengungkapkan polisi juga menyita barang bukti, seperti peralatan pengganda, kartu ATM, alat penempel stiker, beberapa PIN, nomor rekening, komputer dan sejumlah uang tunai.
Berdasarkan pemeriksaan, sindikat pelaku menggunakan empat jenis modus operandi untuk membobol dana nasabah melalui ATM bank skala besar itu.
Modus operandi pertama, yakni pelaku melakukan cara untuk mengetahui data melalui kartu ATM dengan menggunakan alat “skimmer” (tapping), kemudian menyimpan kamera tersembunyi untuk “menyerap” kode nomor rahasia atau PIN hingga kartu ATM digunakan.
Modus kedua dengan cara melakukan agar kartu ATM tertelan dan pelaku sebelumnya menempelkan stiker palsu nomor “outline” bank kemudian pelaku menghubungi nasabah dengan menyamar menjadi petugas pelayan (customer) bank untuk menanyakan identitas dan kode nomor rahasianya, terakhir menginformasikan kartu ATM nasabah itu sudah berada di bank.
Modus ketiga, pelaku menggunakan alat penjepit kartu sedemikian rupa, kemudian memberi nomor telepon customer 14000 dan menempatkan operator gadungan, pelaku mengeluarkan kartu yang terjepit.
Modus terakhir pelaku merekam dan menitip data termasuk PIN lalu menjualnya kepada pembobol ATM nasabah seharga Rp1 juta per data dengan cara menggunakan pesan singkat sistem perbankan.
Edward menyatakan hingga saat ini polisi sudah mendapatkan laporan kerugian dari 36 nasabah yang tersebar di Bali dan sekitarnya, Kalimantan dan Jakarta meliputi pada bank nasional, seperti Bank Mandiri, BCA, BNI, BII, BRI dan Bank Mandiri.
“Bahkan ada nasabahnya orang asing dan kerugian sementara mencapai Rp5 miliar,” ujar Edward.(*)
Polisi Tangkap 13 Pelaku Pembobol ATM
Diterbitkan pada 23 Januari 2010 oleh B- Watch

