Pesawat tempur Israel menyerang sedikitnya empat target di wilayah Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, Sabtu pagi, melukai dua orang, dalam serangan balasan terhadap serangan roket terhadap Israel, kata para penjabat.
Dua ledakan terdengar di Gaza City, salah satu kota utara dan satu kota di selatan Jalur Gaza, Khan Yunis.
Para petugas medis Palestina dan saksi mata mengatakan, semua rudal yang ditembakkan tampaknya jatuh di lapangan terbuka.
Dua orang, termasuk seorang anak, mengalami luka ringan, kata petugas medis.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, pesawat-pesawat perang itu menyerang dua terowongan kelompok garis keras yang digali dengan tujuan Israel, yang tampaknya untuk menginfiltrasi negara dan untuk melakukan serangan.
Israel secara rutin melakukan serangan balasan, setelah serangan-serangan roket dari Gaza. Terakhir, serangan udara itu terjadi beberapa saat setelah sebuah roket menghantam kota selatan Nevitot, Kamis tanpa menimbulkan korban.
“Kami tidak akan menoleransi apapun upaya untuk merusak ketenangan masyarakat Israel selatan,” kata juru bicara itu.
Hal itu menandai aksi kekerasan terakhir yang terjadi di sepanjang perbatasan Gaza, yang telah mulai tenang sejak perang yang dilancarkan Israel terhadap HAMAS di Gaza pada 27 Desember.
Menurut juru bicara militer negara Yahudi tersebut, serangan itu dimaksudkan untuk merespon serangan roket, yang mengakhiri gencatan senjata bersama pada 18 Januari.
Gencatan senjata sebagian besar diadakan, meskipun terjadi penganggaran-pelanggaran oleh kedua pihak.(afp/*)
Pesawat Tempur Israel Serang Gaza
Diterbitkan pada 02 Januari 2010 oleh B- Watch

