• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
BUMN

Pertamina Diminta Jujur Soal Kualitas Premium

Diterbitkan pada 26 Juli 2010 oleh B- Watch

Anggota DPR Bambang Soesatyo mendesak PT Pertamina dan kepolisian segera memberikan jawaban sejujurnya tentang penyebab terjadinya kerusakan `fuel pump` pada kendaraan akibat turunnya kualitas bensin premium.
“PT Pertamina serta Polri harus memberi jawaban dan fakta jujur tentang kualitas bensin premium,” kata anggota DPR Bambang Soesatyo ketika diminta komentarnya di Jakarta, Senin.
Sebelumnya sejumlah perusahaan Taksi mengeluhkan terjadinya kerusakan pada `fuel pump` di hampir sebagian besar kendaraannya. Kerusakan ini diduga akibat kadar oktan bensin premium yang berkurang.
Menurut Bambang, PT Pertamina maupun distributornya harus bekerjasama dan mendukung langkah Polri dalam melakukan penyelidikan.
“Saya prihatin karena sebagian masyarakat terlanjur curiga kepada PT Pertamina yang dituduh sengaja menurunkan kualitas oktan bensin premium,” kata Bambang.
Bambang mengaku tak percaya apabila PT Pertamina berani melakukan kecerobohan seperti itu. Namun, tambahnya, sampai saat ini sudah berkembang asumsi di masyarakat bahwa modus itu dilakukan PT Pertamina agar volume konsumsi premium bersubsidi menurun, dan secara tak langsung mendorong konsumen memilih produk PT Pertamina lainnya yang bermutu lebih baik, seperti Pertamax
“Persepsi ini berkembang di masyarakat karena cerita dari mulut ke mulut dan tidak segera mendapatkan jawaban yang jujur,” kata Bambang.
Bambang mengaku sudah mendengar langsung dari masyarakat yang menjadi korban sebelum masalah ini muncul di media. Keluhan konsumen kini semakin meluas ke pemilik kendaraan pribadi.
Bambang berharap PT Pertamina tidak menyederhanakan persoalan ini hanya sebagai “serangan” untuk memperburuk citra BUMN itu, dan saling menyalahkan antara PT Pertamina versus industri mobil dan perusahaan Taksi.
Bambang melihat persoalan ini merupakan sesuatu yang serius. “Pertama, kecenderungan ini bisa dikategorikan kejahatan terhadap publik atau konsumen. Kedua, berlatarbelakang persaingan tidak sehat,” kata Bambang.
Bambang menduga ada kekuatan pihak ketiga yang sedang berusaha memperbesar pangsa pasarnya di Indonesia. Untuk mencapai targetnya, katanya, produk PT Pertamina yang `diserang` lebih dulu.
Karena itu, Bambang mengingatkan PT Pertamina dan para distributornya harus pro aktif mencari data-data di lapangan untuk memperkuat temuan dari penyelidikan Polri.
“Saya berasumsi bahwa Pertamina dan para distributornya paling tahu siapa saja pemain besar dalam bisnis distribusi BBM,” katanya.
Bambang mengharapan semua temuan itu hendaknya diinformasikan kepada publik dengan jujur dan fakta yang akurat. Menurutnya saat ini, konsumen masih bingung karena belum ada penjelasan yang bisa dijadikan pegangan.
“PT Pertamina berhak mengklaim pihaknya tidak melakukan kesalahan. Tetapi PT Pertamina juga perlu menyimak kajian-kajian praktis yang menunjukan adanya tanda-tanda menurunnya kualitas premium,” kata Bambang.
Bambang menyarankan segera dilakukan investigasi yang komprehensif agar masalah ini bisa dituntaskan sesegera mungkin.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Segera Jadikan Anas dan Andi Tersangka Baru
    Feb 4, 2012 at 5:45 pm - Tidak ada Komentar
  • Sekmenpora Ngaku Terima Suap Rp10 Miliar
    Feb 4, 2012 at 5:43 pm - Tidak ada Komentar
  • Jangan Libatkan Boediono Buru Aset Bank Century
    Feb 4, 2012 at 5:42 pm - Tidak ada Komentar
  • Harta Angie Naik 10 Kali Lipat
    Feb 4, 2012 at 5:41 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    Feb 3, 2012 at 2:33 pm - 1 Komentar
  • Gunung Putri di Garut Diduga Sebuah Piramida
    Feb 3, 2012 at 10:19 am - Tidak ada Komentar
  • 110 Orang Meninggal Akibat Cuaca Dingin Ekstrem
    Feb 3, 2012 at 10:17 am - Tidak ada Komentar
  • Amandemen Konstitusi Masih Mungkin
    Feb 2, 2012 at 3:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Gerbong Anas Urbaningrum Akan Disingkirkan
    Feb 2, 2012 at 10:09 am - Tidak ada Komentar
  • Dana Talangan Rp 6,7 Triliun Untuk Bank Century Memang Rugikan Negara
    Feb 2, 2012 at 10:07 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.