• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
HANKAMNAS

Peluang Mbak Tutut di Golkar Besar

Diterbitkan pada 30 Agustus 2009 oleh B- Watch

Peluang Mbak Tutut menjadi Ketua Umum Partai Golkar besar, kata pengamat.

Peluang Mbak Tutut menjadi Ketua Umum Partai Golkar besar, kata pengamat.

Menurut pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang, Teguh Yuwono, peluang Siti Hardiyanti Rukmana yang akrab disapa Mbak Tutut untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Jusuf Kalla cukup besar, dia berpeluang menjadi “kuda hitam” dalam persaingan calon ketua umum Partai Golkar.
Persaingan dalam merebut kursi kepemimpinan Partai Golkar sepertinya memang masih berkutat antara Aburizal Bakrie (Ical) dan Surya Paloh, namun peluang Mbak Tutut perlu diperhitungkan,” katanya di Semarang, Sabtu.
Kuda hitam dalam istilah olahraga adalah peserta pertandingan (perlombaan) yang semula tidak diperhitungkan akan menang, tetapi akhirnya menjadi pemenang.
Menurut dia, kemunculan Mbak Tutut dalam persaingan calon ketua umum Partai Golkar, sebenarnya sangat menguntungkan keluarga Cendana dibandingkan dengan adiknya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).
“Sebab, dilihat dari sepak terjang di masa lalu, `track record` Mbak Tutut masih cukup bersih dibandingkan Tommy karena dia (Mbak Tutut, red.) hanya memiliki beban politis, tidak seperti Tommy yang banyak tersangkut kasus,” katanya.
Selain itu, pengaruh Mbak Tutut dalam peta kepengurusan Partai Golkar juga masih cukup kuat, karena saat zaman Presiden Soeharto, Mbak Tutut yang memang dipersiapkan untuk terjun di dunia perpolitikan, bukan Tommy.
“Kalau dilihat dengan cermat, peta kepengurusan Golkar terbagi menjadi dua, yaitu golongan yang benar-benar anti-Soeharto, dan golongan yang masih cenderung setia dengan keluarga Cendana dan masih merindukan `romantisme` kepemimpinan Soeharto,” katanya.
Karena itu, dalam proses pemilihan ketua umum Golkar di Munas yang berlangsung di Pekanbaru (Riau) pada 4-7 Oktober mendatang, peluang keluarga Cendana untuk tampil kembali dalam perpolitikan sangat dimungkinkan.
“Apalagi, ada sinyal-sinyal dari golongan muda yang mulai mendekat ke kubu Mbak Tutut yang dapat diprediksi akan memengaruhi jalannya pertarungan di Munas nanti,” katanya.
Ia mengatakan, pengaruh “romantisme” Soeharto atau kerinduan saat era kepemimpinan Soeharto sampai saat ini masih ada, karena perlu diingat bahwa Golkar besar juga saat kepemimpinan Soeharto.
Disinggung tentang peluang Tommy, ia mengatakan, peta kekuatan kubu Cendana kemungkinan besar akan mengerucut ke figur Mbak Tutut, karena potensi penggalangan kekuatan di daerah lewat Mbak Tutut juga cukup besar.
“Dilihat secara figur dan finansial, ada tiga calon kuat yang akan bertarung memperebutkan posisi Ketua Umum Partai Golkar, yaitu Mbak Tutut, Aburizal Bakrie, dan Surya Paloh,” katanya.
Meskipun, secara figur ketiga orang tersebut pernah tersangkut permasalahan, misalnya Aburizal Bakrie dengan lumpur Lapindo atau Mbak Tutut yang menjadi bagian dari keluarga Cendana.
“Sampai saat ini memang dapat diprediksi Aburizal Bakrie dan Surya Paloh yang akan mendominasi persainghan, namun peluang Mbak Tutut untuk menjadi `kuda hitam` dalam pertarungan juga patut diperhitungkan,” kata Teguh. (*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Segera Jadikan Anas dan Andi Tersangka Baru
    Feb 4, 2012 at 5:45 pm - Tidak ada Komentar
  • Sekmenpora Ngaku Terima Suap Rp10 Miliar
    Feb 4, 2012 at 5:43 pm - Tidak ada Komentar
  • Jangan Libatkan Boediono Buru Aset Bank Century
    Feb 4, 2012 at 5:42 pm - Tidak ada Komentar
  • Harta Angie Naik 10 Kali Lipat
    Feb 4, 2012 at 5:41 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    Feb 3, 2012 at 2:33 pm - 1 Komentar
  • Gunung Putri di Garut Diduga Sebuah Piramida
    Feb 3, 2012 at 10:19 am - Tidak ada Komentar
  • 110 Orang Meninggal Akibat Cuaca Dingin Ekstrem
    Feb 3, 2012 at 10:17 am - Tidak ada Komentar
  • Amandemen Konstitusi Masih Mungkin
    Feb 2, 2012 at 3:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Gerbong Anas Urbaningrum Akan Disingkirkan
    Feb 2, 2012 at 10:09 am - Tidak ada Komentar
  • Dana Talangan Rp 6,7 Triliun Untuk Bank Century Memang Rugikan Negara
    Feb 2, 2012 at 10:07 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.