• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Warta Top

Memalukan, Banyak Anggota DPR Bolos

Diterbitkan pada 29 Juli 2010 oleh Nurmimi

Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis, dengan agenda pengesahan dan penetapan Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia hanya dihadiri 297 dari 560 anggota DPR.
Sebelum pengesahan Darmin sebagai Gubernur Bank Indonesia, anggota DPR RI berdebat dan mempersoalkan kehadiran dalam rapat-rapat di lembaga parlemen itu.
“Dari 297 anggota dewan yang hadir, anggota DPR asal Fraksi Partai Demokrat yang datang sebanyak 85 orang (dari 148 orang), Fraksi Partrai Golkar 54 orang dari 106 orang,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang memimpin rapat tersebut.
Sedangkan, Fraksi PDI Perjuangan 52 orang dari 94 orang, Fraksi PKS 25 dari 57 orang, Fraksi PAN 20 orang dari 46 orang, Fraksi PPP 18 orang dari 38 anggota, Fraksi PKB 12 orang dari 28 orang dan Fraksi Partai Gerindra 18 dari 26 orang serta Fraksi Hanura 13 orang dari 17 orang,”
Menanggapi kehadiran anggota DPR RI yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPR itu, anggota Fraksi Partai Golkar Gandung Pardiman mempertanyakan tiga pimpinan DPR lain. Politisi dari dapil Jogyakarta itu ingin agar pimpinan paripurna membacakan dan mengumumkan pimpinan DPR RI yang tak hadir, seperti halnya anggota dewan yang membolos.
“Kenapa pimpinan seolah jadi pahlawan, jangan dianggap sepele. Apa bedanya pimpinan dengan anggota kalau anggota, tidak hadir dikejar-kejar,” kata Gandung.
Gandung juga mempertanyakan Biro Persidangan Sekretaris Jenderal DPR RI yang mengumumkan nama-nama anggota dewan yang gemar membolos.
Anggota Fraksi Partai Golkar lainnya, Tantowi Yahya mendesak Setjen DPR RI mengklarifikasi data yang dibeberkannya kepada media massa. Salah satu anggota DPR asal Partai Golkar dilansir membolos empat kali. Padahal anggota dewan itu tidak hadir tanpa keterangan dua kali dan sisanya mangkir karena ada tugas dari fraksi.
“Kami mendesak kesekjenan meralat informasi yang tidak akurat yang diberikan kepada pers.” kata Tantowi.
Senada dengan Tantowi, anggota Fraksi Partai Golkar lainnya yang merupakan Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR RI, Nudirman Munir juga mempertanyakan kewenangan Setjen DPR RI memberikan data kepada pers tanpa sepengetahuan BK DPR.
Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo meminta semua anggota dewan intropeksi diri atas kritikan rakyat.
“Kita harusnya terima kasih karena diingatkan soal absensi,” kata Roy.
Pimpinan rapat paripurna, Priyo Budi Santoso menegaskan, Biro Persidangan Setjen DPR RI tak pernah memberikan data absensi kepada pers. Tersebarnya nama-nama anggota dewan yang membolos adalah penulusuran data oleh media massa.
“Kami sudah ingatkan kesekjenan untuk tidak memberikan data tanpa sepengetahuan BK DPR dan pimpinan DPR. Dengan demikian mereka tetap pada jalur,” kata Priyo.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Satgas Mafia Hukum Terima 381 Pengaduan
    2010-04-07 03:29:57 - 5 comments
  • SBY Angkat 10 Staf Khusus
    2009-11-20 14:35:46 - 2 comments
  • SBY Seharusnya Memproteksi Susno
    2010-05-24 19:10:35 - 2 comments
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Batik Disyahkan Sebagai Budaya RI
    2009-09-07 22:53:44 - 1 comments
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • KAMI GERAM DENGAN ULAH MALAYSIA YG SEAKAN2 INGIN MENGAMBIL PA YG DA DI...
    SYAHRIL: 2010-08-28 01:03:50
  • Pernyataan Marzuki Alie Soal Gedung Baru DPR Menyakitkan
    Sep 5, 2010 at 12:11 am - Tidak ada Komentar
  • Bubarkan Saja Kementeri Koperasi Dan UKM
    Sep 5, 2010 at 12:08 am - Tidak ada Komentar
  • DPR Lebih Baik Prioritaskan Tenaga Ahli
    Sep 5, 2010 at 12:02 am - Tidak ada Komentar
  • Zionis Tak Akan Bisa Serang Iran
    Sep 5, 2010 at 12:00 am - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tawarkan Pemindahan Ibukota Negara
    Sep 3, 2010 at 7:58 pm - Tidak ada Komentar
  • Cadangan Devisa 81,3 Miliar Dolar
    Sep 3, 2010 at 7:57 pm - Tidak ada Komentar
  • Rakyat Timur Tengah Mampu Kirim Israel Ke Neraka
    Sep 3, 2010 at 7:56 pm - Tidak ada Komentar
  • PDIP Minta KPK Tuntaskan Kasus Suap DPR
    Sep 3, 2010 at 7:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Rp80 Triliun Dana UMKM Belum Tersalurkan
    Sep 3, 2010 at 7:52 pm - Tidak ada Komentar
  • PDI P Juga Minta Pembangunan Gedung Baru DPR Ditunda
    Sep 2, 2010 at 8:02 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.