• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
    • Tentang BUMNWATCH
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
HAM

Masalah Teroris Jadi Perhatian Komnas HAM

Diterbitkan pada 26 Agustus 2009 oleh B- Watch

Abu Jibril, tak terima anaknya Muhammad Jibril ditangkap polisi.

Abu Jibril, tak terima anaknya Muhammad Jibril ditangkap polisi.

Setelah kasus penangkapakan Mohamad Jibril yang dikait-kaitkan dengan pelanggaran HAM, Komisioner Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Saharuddin Daming angkat bicara. Dikatakan, pihaknya ingin menetralkan suasana agar upaya pemberantasan terorisme yang kerap didengungkan dapat tetap berjalan dalam koridor HAM. “Komnas HAM ingin menetralkan suasana supaya negara bisa stabil dan tetap berjalan sesuai dengan kondisi penegakan HAM,” kata Saharuddin dalam diskusi “Waspadai Orang Berjubah dan Berjenggot, Maksud Lo?” di Jakarta, Rabu.
Caranya, ujar dia, antara lain adalah dengan mengadakan mediasi, konsultasi, atau rekonsiliasi bila terdapat pengaduan yang masuk ke Komnas HAM berkaitan dengan pelanggaran hak asasi yang terkait dengan upaya pemberantasan terorisme.
Ia memaparkan, dalam hak asasi terdapat dua hal yang harus diperhatikan yaitu terkait dengan “freedom” atau kebebasan dan “dignity” atau martabat.
Saharuddin juga menegaskan, dua hal tersebut merupakan bagian dari beragam hak asasi yang tidak dapat dikurangi, dibatasi, apalagi dilarang atau tidak diperbolehkan pihak lain.
Komnas HAM, lanjutnya, juga merencanakan untuk bertemu Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri untuk meminta klarifikasi terkait beberapa hal yang dikeluhkan sebagian warga terkait pemberantasan terorisme.
Saharuddin juga menyesalkan adanya fenomena “wanted”, yaitu terdapatnya beberapa orang yang tercantum dalam daftar pencarian orang (DPO) yang foto dan nama lengkap serta identitas lainnya telah dipaparkan dengan sangat jelas kepada media.
Menurut dia, hal tersebut melanggar prinsip dasar dalam penegakan hukum yaitu “presumption of innocence” (asas dugaan tidak bersalah).
Sementara itu, pembicara lainnya Kepala Bidang Mitra Divisi Humas Mabes Polri Kombes Zulkarnain mengatakan, polisi selalu bekerja menurut koridor hukum yang berlaku.
Kombes Zulkarnain menuturkan, berdasarkan ketentuan yuridis bahwa bila terdapat sejumlah bukti yang menunjukkan seseorang sebagai tersangka tetapi orang itu masih belum dapat ditemukan keberadaannya oleh petugas maka tersangka tersebut dapat dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO). “Polisi bukanlah pembuat regulasi, tetapi sebagai pelaksana,” katanya.

Yang jelas menurut Saharuddin Daming, bila ada pihak yang mencurigai orang berjenggot dan berjubah maka hal tersebut seperti memakai konsep kuno yang tidak ilmiah. “Mewaspadai orang yang berjubah dan berjenggot sama saja mereaktualisasi konsep lama yang telah lama ditinggalkan,” katanya.
Ia memaparkan, konsep seperti itu sama dengan konsep Cesare Lombroso (1835 – 1909), ilmuwan Italia di masa lampau yang percaya bahwa seseorang itu berperilaku jahat bisa ditunjukkan melalui ciri-ciri fisik yang dimiliki orang tersebut.
Saharuddin menegaskan, konsep Lombroso telah lama ditinggalkan dan ditentang oleh ilmuwan lainnya karena tidak memiliki bukti ilmiah yang memadai.
“Jadi, hal itu sama saja dengan mereinkarnasi konsep yang sudah lama meninggal,” katanya.
Untuk itu, Komnas HAM meminta semua pihak agar menjauhi berbagai prasangka dan stigmatisasi dari faktor-faktor ideologis yang melekat pada suatu kelompok tertentu.
Pembicara lainnya, Ketua Tim Advokasi Forum Umat Islam (FUI) Munarman mengatakan, meningkatnya kecurigaan terhadap orang berjubah dan berjenggot diakibatkan antara lain oleh adanya kampanye publik yang digunakan untuk mempengaruhi opini masyarakat awam.
“Banyak sekali pernyataan yang sudah keluar dari koridor penegakan hukum,” katanya.
Pernyataan-pernyataan yang menstigmatisasi kelompok tertentu khususnya para aktivis dakwah, ujar Munarman, berpotensi untuk memprovokasi dan mengakibatkan adu domba di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kabid Mitra Divisi Humas Mabes Polri Kombes Zulkarnain menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan untuk mengawasi orang jubah dan berjenggot.
Polisi, tegas Zulkarnain, selalu bertindak dalam koridor hukum yang berlaku misalnya dalam menetapkan daftar pencarian orang (DPO) selalu sesuai dengan penyelidikan yang disertai dengan bukti-bukti.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, Selasa (25/8) menegaskan, Polri tidak akan mengawasi kegiatan dakwah karena tidak sejalan dengan semangat demokrasi.
Kapolri juga mengemukakan, pengawasan dakwah bukanlah termasuk otoritas polisi tetapi merupakan wewenang Departemen Agama.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Miranda S Goeltom dan Angelina Sondakh Harus Ditahan
    2012-02-24 14:28:31 - 1 comments
  • Harga BBM dan Konstitusi
    2012-02-28 10:22:21 - 1 comments
  • Tindakan Wamen Kum dan Ham Main Tampar Kriminal
    2012-04-05 10:31:28 - 1 comments
  • sebenarnya program yang akan direncanakan oleh pemerintah kurang efisi...
    hendawiatno.se: 2012-04-22 10:51:02
  • PKS harus siap diluar, biar mereka akan hancur....
    toni umaya: 2012-04-05 06:37:31
  • ini namanya akal2an hukum, siapapun tak kebal hukum ok....
    TONI UMAYA: 2012-04-05 06:03:32
  • Kenapa Golkar kebakaran jenggot petinggi petingginya ?????Apa mereka l...
    pakso: 2012-03-21 10:41:37
  • wah serem juga yah, maka dari itu kita harus menjaga lingkungan dan al...
    berita unik: 2012-03-20 11:55:19
  • KPK Periksa Andi A Mallarangeng Atas Dugaan Korupsi
    Mei 22, 2012 at 9:58 am - Tidak ada Komentar
  • Era SBY Utang LN Makin Mbludak
    Mei 21, 2012 at 2:35 pm - Tidak ada Komentar
  • Jenazah Korban Sukhoi Sudah Bisa Diambil
    Mei 21, 2012 at 10:00 am - Tidak ada Komentar
  • Mindo Rosa Manulang Menjadi Justice Collaboration
    Mei 16, 2012 at 3:01 pm - Tidak ada Komentar
  • Angie Jangan Berlagak Seperti Nyonya Besar
    Mei 16, 2012 at 2:59 pm - Tidak ada Komentar
  • Ani Susilo Bambang Yudhoyono Mau Jadi Capres?
    Mei 16, 2012 at 11:29 am - Tidak ada Komentar
  • Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Superjet 100 Langsung Diteliti
    Mei 16, 2012 at 11:26 am - Tidak ada Komentar
  • Keluar Dari AS Untuk Hindari Pajak
    Mei 15, 2012 at 1:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Semua Jalur Pendakian ke Puncak 1 Gunung Salak Ditutup
    Mei 15, 2012 at 10:34 am - Tidak ada Komentar
  • SBY Diminta Bisa Lakukan Aksi Nyata
    Mei 14, 2012 at 2:58 pm - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.