• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
HANKAMNAS

Malaysia Ancaman Utama Keamanan RI

Diterbitkan pada 27 April 2010 oleh B- Watch

Mayoritas mahasiswa FISIP Universitas Indonesia yang mengikuti survei tentang pengetahuan dan persepsi mereka terhadap komunitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara menganggap Malaysia sebagai “ancaman keamanan utama” Indonesia.
Dari 250 mahasiswa berusia 17-23 tahun yang mengikuti survei diselenggarakan dosen senior FISIP UI, Edy Prasetyono,PhD pada Februari dan Maret 2010, sebanyak 120 orang atau 48 persen memilih Malaysia menjadi ancaman keamanan utama Indonesia.
Hasil survei diungkapkan Edy Prasetyono yang juga Wakil Dekan FISIP Universitas Indonesia (UI) dalam seminar tentang “Pengetahuan dan Persepsi Mahasiswa terhadap Komunitas ASEAN 2015″ di kampus UI Depok, Senin.
Selain Malaysia, empat negara lainnya yang dipersepsi mahasiswa FISIP UI sebagai ancaman keamanan utama bagi Indonesia adalah Amerika Serikat (27,6 persen), China (12 persen), Australia dan Singapura (masing-masing 3,6 persen).
Sebanyak 69,6 persen responden survei itu juga menilai Malaysia sebagai pesaing Indonesia di era globalisasi di samping China.
Hasil survei itu menegaskan bahwa Malaysia dipandang banyak responden sebagai negara yang “harus diantisipasi Indonesia” dalam konteks persaingan global, kata Edy Prasetyono dalam seminar yang juga menghadirkan Peneliti Lembaga Studi Strategis Indonesia Bantarto Bandoro,MA itu.
Selain itu Malaysia termasuk salah satu dari sepuluh negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang paling dikenal mayoritas mahasiswa FISIP UI.
ASEAN beranggotakan Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Singapura, Myanmar, Vietnam, Kamboja, dan Laos.
Sebanyak 95,6 persen responden menempatkan Malaysia sebagai negara anggota ASEAN yang paling dikenal disusul Singapura (93,2 persen) dan Thailand (51,6 persen), kata Prasetyono.
Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa pengetahuan kalangan mahasiswa FISIP UI tentang ASEAN “relatif memadai” terbukti dari kemampuan mereka mengidentifikasi bendera ASEAN (94 persen), sepuluh negara anggota ASEAN (79,2 persen), tahun pendirian ASEAN (68 persen) dan kemampuan mereka mengenal baik ASEAN (92 persen).
Hanya saja, kendati negara-negara anggota perhimpunan regional yang didirikan di Bangkok pada 1967 itu dianggap banyak responden memiliki “karakteristik yang cenderung serupa di bidang sosial-budaya”, dari aspek politik, keamanan dan ekonomi, ASEAN dipersepsi memiliki karakter yang berbeda satu sama lain.
Edy Prasetyono mengatakan, dipandang dari aspek kesamaan, sosial budaya menempati urutan pertama disusul politik keamanan dan ekonomi.
Dalam konteks ini, hasil survei menunjukkan bahwa kesamaan di bidang sosial-budaya tidak berkorelasi positif dengan kesamaan sistem politik yang demokratis maupun tingkat pertumbuhan ekonomi.
Dalam seminar yang diselenggarakan FISIP UI bersama Pusat kajian Global Civil Society (Pacivis) itu, Bantarto Bandoro memaparkan pandangan akademisnya tentang sejumlah kecenderungan dan perkembangan masa depan keamanan, diplomasi pertahanan dan komunitas keamanan-politik ASEAN tahun 2015. (*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Ribuan Anak Disiksa Di Amerika Serikat
    Feb 7, 2012 at 4:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina Sondakh Dipecat Dari Partai Demokrat
    Feb 7, 2012 at 4:48 pm - Tidak ada Komentar
  • 2014 Jusuf Kalla Siap Maju Sebagai Capres
    Feb 7, 2012 at 4:46 pm - Tidak ada Komentar
  • Korupsi Akan Terus Meningkat
    Feb 7, 2012 at 3:06 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina dan Miranda Kok Belum Ditahan
    Feb 7, 2012 at 3:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat Sekarat
    Feb 7, 2012 at 3:03 pm - Tidak ada Komentar
  • Capt. Fransesco Schettino Dituntut 2.697 Tahun
    Feb 7, 2012 at 3:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat: Tangan Mencincang Bahu Memikul
    Feb 7, 2012 at 11:04 am - Tidak ada Komentar
  • Era Pemerintahan SBY Utang Meningkat Rp705 Triliun
    Feb 7, 2012 at 11:02 am - Tidak ada Komentar
  • Pemburu Aset Bank Century Bagai Lelucon Politik Tak Lucu
    Feb 7, 2012 at 11:01 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.