• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
    • Tentang BUMNWATCH
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
HANKAMNAS

Langkah PKS Buat Masyarakat Sinis

Diterbitkan pada 25 Mei 2009 oleh B- Watch

Pengamat politik Fachri Ali menilai beberapa langkah politik yang diambil oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat memutuskan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mendukung pasangan capres Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono membuat masyarakat melihat partai kader tersebut dengan sinis.

“Sebenarnya sejak PKS memutuskan berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk mendukung pasangan SBY-Boediono sudha ada sinisme di masyarakat,” kata Pengamat Politik Fachri Ali ketika dihubungi melalui telepon di Jakarta, Minggu. Dari informasi beredar Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono telah menyetujui PKS mendapat jatah empat menteri yakni Tifatul Sembiring (Presiden PKS) sebagai Menkominfo, Suswono (FPKS DPR) sebagai Mentan, Suharna Surapranata (Ketua MPP PKS) sebagai Menristek, Salim Segaf Al Jufri (Dubes RI di Arab Saudi). Hal itu sebagai buah dari kesediaan PKS menerima pemilihan cawapres Boediono.

Menurut Fachri sebagai partai, kader PKS menjadi kehilangan identitasnya ketika akhirnya bisa menerima pilihan cawapres Boediono. Padahal sebelumnya dengan keras PKS telah menentang habis-habisan. Menurut Fachri seharusnya PKS mengambil langkah untuk tidak berkoalisi dengan parpol mana pun.

“Kalau PKS mau idealis yakni dengan tidak berkoalisi dengan siapa pun (parpol mana pun) maka ini akan menjadi investasi yang besar untuk pemilu 2014 nanti,” kata Fachri.

Sementara menyangkut kabar adanya kesepakatan antara Ketua Dewan Syuro PKS Hilmi Aminuddin dan Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono menyangkut beberapa pos kementerian yang disepakati, Fachri Ali dengan hati-hati mengatakan hal itu sebenarnya hal yang biasa saja dalam sebuah koalisi.

“Informasi ini harus diklarifikasi betul apakah benar seperti itu, karena beberapa pos kementerian itu sebenarnya menurut konvensi menjadi jatah dari para profesional,” kata Fachri.

Lebih lanjut Fachri menjelaskan beberapa pos kementerian yang biasanya menjadi jatah profesional antara laian Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Keuangan, Menneg BUMN dan juga Men PU.

Dari isu yang beredar PKS mendapat jatah empat menteri yakni Tifatul Sembiring (Presiden PKS) sebagai Menkominfo, Suswono (FPKS DPR) sebagai Mentan, Suharna Surapranata (Ketua MPP PKS) sebagai Menristek, Salim Segaf Al Jufri (Dubes RI di Arab Saudi). Hal itu sebagai buah dari kesediaan PKS menerima cawapres Boediono.

Dari informasi yang beredar sebenarnya PKS mengajukan tujuh nama untuk masuk dalam kabinet. Namun tiga nama lainnya tidak disetujui oleh SBY. Ketiga nama yang ditolak tersebut, Iwan Prayitno, Suripto dan Kemal Stamboel.

“Ini informasi harus dipastikan betul. Kalau memang benar PKS sudah menjadi pragmatis seperti parpol lainnya,” kata Fachri.

Sebelumnya dari Partai Demokrat mengakui bahwa telah ada kontrak khusus yang dibuat antara SBY dan PKS. Namun kontrak khusus tersebut tidak dijelaskan apakah dalam bentuk pembagian jatah menteri seperti yang beredar saat ini.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Angelina Sondakh Dinobatkan Sebagai Putri Pembohong Indonesia
    2012-02-16 14:49:12 - 1 comments
  • sebenarnya program yang akan direncanakan oleh pemerintah kurang efisi...
    hendawiatno.se: 2012-04-22 10:51:02
  • PKS harus siap diluar, biar mereka akan hancur....
    toni umaya: 2012-04-05 06:37:31
  • ini namanya akal2an hukum, siapapun tak kebal hukum ok....
    TONI UMAYA: 2012-04-05 06:03:32
  • Kenapa Golkar kebakaran jenggot petinggi petingginya ?????Apa mereka l...
    pakso: 2012-03-21 10:41:37
  • wah serem juga yah, maka dari itu kita harus menjaga lingkungan dan al...
    berita unik: 2012-03-20 11:55:19
  • KPK Periksa Andi A Mallarangeng Atas Dugaan Korupsi
    Mei 22, 2012 at 9:58 am - Tidak ada Komentar
  • Era SBY Utang LN Makin Mbludak
    Mei 21, 2012 at 2:35 pm - Tidak ada Komentar
  • Jenazah Korban Sukhoi Sudah Bisa Diambil
    Mei 21, 2012 at 10:00 am - Tidak ada Komentar
  • Mindo Rosa Manulang Menjadi Justice Collaboration
    Mei 16, 2012 at 3:01 pm - Tidak ada Komentar
  • Angie Jangan Berlagak Seperti Nyonya Besar
    Mei 16, 2012 at 2:59 pm - Tidak ada Komentar
  • Ani Susilo Bambang Yudhoyono Mau Jadi Capres?
    Mei 16, 2012 at 11:29 am - Tidak ada Komentar
  • Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Superjet 100 Langsung Diteliti
    Mei 16, 2012 at 11:26 am - Tidak ada Komentar
  • Keluar Dari AS Untuk Hindari Pajak
    Mei 15, 2012 at 1:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Semua Jalur Pendakian ke Puncak 1 Gunung Salak Ditutup
    Mei 15, 2012 at 10:34 am - Tidak ada Komentar
  • SBY Diminta Bisa Lakukan Aksi Nyata
    Mei 14, 2012 at 2:58 pm - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.