• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
    • Tentang BUMNWATCH
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Opini

Kita Berani Mendeclare Ganyang Malaysia

Diterbitkan pada 31 Agustus 2010 oleh B- Watch

Sejumlah orang penyandang cacat yang tergabung dalam Komunitas Penyandang Cacat Jakarta beberapa waktu lalu juga menyampaikan aspirasi mereka sebagai bangsa berdaulat.

Ekonomi dan Militer Dukung Diplomasi Bermartabat

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Tjahjo Kumolo menyatakan, setuju apabila Pemerintah RI memainkan diplomasi bermartabat, termasuk menghadapi Malaysia, tetapi hal itu harus didukung ekonomi dan militer yang tangguh.
“Dua `kaki` tangguh ini pernah menempatkan posisi Indonesia lebih tinggi ketimbang Malaysia, yakni di zaman Bung Karno,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Ketika itu, menurut dia, militer Indonesia terkuat nomor dua di Asia, ditambah lagi sumber daya alam masih utuh.
“Sehingga, kita berani men-`declare` `ganyang Malaysia`,” katanya.
Kemudian, lanjutnya, selama masa orde baru , Indonesia lebih banyak membangun `political power` ketimbang pembenahan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista).
“Akibatnya, Malaysia `menyalib` Indonesia di bidang kekuatan militer plus ekonomi nasionalnya. Sekarang kita menyaksikan, jutaan TKI cari nafkah di sana karena tuntutan hidup keluarga,” katanya.
Tjahjo Kumolo menegaskan, waktunya sekarang Indonesia memperkuat kekuatan ekonomi dan militer serta peningkatan seluruh kemampuan bangsa.
“Indonesia harus dengan gagah berani membangun `maritime power`. Ini harus diutamakan. Karena sebagai kepulauan, hal ini justru terabaikan selama ini,” katanya.
Kondisi-kondisi inilah yang dikatakannya setidaknya makin melemahkan posisi RI dalam menghadapi gelagat dengan Malaysia.
“Jargon `ini dadaku, mana dadamu` memang tinggal sejarah. Makanya, mari bersama kita rajut kebangkitan untuk kejayaan bangsa, dimulai dengan membangun kekuatan maritim untuk menjaga kedaulatan wilayah NKRI,” tegasnya.
Tjahjo Kumolo menyatakan, apapun dan bagaimana pun, pembangunan “maritime power” harus diutamakan, sebagaimana perintah dan amanat Undang Undang Nomor 34 tentang TNI.

Sementara Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa menilai, usulan penggunaan hak interpelasi di DPR RI untuk meminta penjelasan pemerintah terkait sikap terhadap Malaysia, tidak perlu dan masalah tersebut cukup dibahas di tingkat komisi saja.
“Saya rasa tidak perlu, cukup di komisi saja yang membahas,” kata Hatta kepada pers di Istana Wapres Jakarta, Selasa.
Hal tersebut dikemukakan usai mengikuti rapat yang membahas kemitraan perusahaan dan pemerintah yang dipimpin oleh Wapres Boediono, yang juga diikuti oleh Menperin MS Hidayat, Menhub Freddy Numberi, Menteri PU Djoko Kirmanto serta Kepala BKPM Gita Wirjawan.
Menurut Hatta yang juga Menko Perekonomian, dirinya menilai tidak perlu ada hak interpelasi soal Malaysia, mengingat sudah ada komisi di DPR yang membahasnya.
Ditanya mengenai arah usulan hak tersebut, Hatta mengakui, dirinya sungguh tidak mengetahui dan tidak paham alasan dilontarkan permintaan itu.
“Saya tidak tahu dan tidak paham arah usulan hak interpelasi tersebut,” kata Hatta Rajasa.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Lily Wahid mengatakan, dirinya bersama anggota Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia menggagas usulan hak interpelasi untuk meminta penjelasan pemerintah terkait sikapnya yang tidak tegas terhadap Malaysia.
“Usulan hak interpelasi itu baru sebatas gagasan oleh anggota Dewan yang didukung oleh beberapa anggota DPR dari Kaukus Perempuan Parlemen,” kata Lily.
Lily menambahkan, dirinya akan segera memproses gagasan tersebut dengan menggalang dukungan tanda tangan mengusulkan hak interpelasi.
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka juga mengatakan, gagasan tersebut akan segera digulirkan untuk meminta dukungan anggota DPR melalui tanda tangan.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Angelina Sondakh Dinobatkan Sebagai Putri Pembohong Indonesia
    2012-02-16 14:49:12 - 1 comments
  • sebenarnya program yang akan direncanakan oleh pemerintah kurang efisi...
    hendawiatno.se: 2012-04-22 10:51:02
  • PKS harus siap diluar, biar mereka akan hancur....
    toni umaya: 2012-04-05 06:37:31
  • ini namanya akal2an hukum, siapapun tak kebal hukum ok....
    TONI UMAYA: 2012-04-05 06:03:32
  • Kenapa Golkar kebakaran jenggot petinggi petingginya ?????Apa mereka l...
    pakso: 2012-03-21 10:41:37
  • wah serem juga yah, maka dari itu kita harus menjaga lingkungan dan al...
    berita unik: 2012-03-20 11:55:19
  • KPK Periksa Andi A Mallarangeng Atas Dugaan Korupsi
    Mei 22, 2012 at 9:58 am - Tidak ada Komentar
  • Era SBY Utang LN Makin Mbludak
    Mei 21, 2012 at 2:35 pm - Tidak ada Komentar
  • Jenazah Korban Sukhoi Sudah Bisa Diambil
    Mei 21, 2012 at 10:00 am - Tidak ada Komentar
  • Mindo Rosa Manulang Menjadi Justice Collaboration
    Mei 16, 2012 at 3:01 pm - Tidak ada Komentar
  • Angie Jangan Berlagak Seperti Nyonya Besar
    Mei 16, 2012 at 2:59 pm - Tidak ada Komentar
  • Ani Susilo Bambang Yudhoyono Mau Jadi Capres?
    Mei 16, 2012 at 11:29 am - Tidak ada Komentar
  • Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Superjet 100 Langsung Diteliti
    Mei 16, 2012 at 11:26 am - Tidak ada Komentar
  • Keluar Dari AS Untuk Hindari Pajak
    Mei 15, 2012 at 1:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Semua Jalur Pendakian ke Puncak 1 Gunung Salak Ditutup
    Mei 15, 2012 at 10:34 am - Tidak ada Komentar
  • SBY Diminta Bisa Lakukan Aksi Nyata
    Mei 14, 2012 at 2:58 pm - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.