• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
APBN

Kinerja Pencairan Anggaran Melemah

Diterbitkan pada 13 Juli 2010 oleh Nurmimi

Bank Dunia menilai kinerja pemerintah dalam pencairan anggaran belanja akhir-akhir ini terutama triwulan I 2010 melemah jika dibanding dengan periode yang sama tahun 2009.
Ekonomi Indonesia akan bertumbuh sekitar 0,5 poin persentase lebih cepat pada triwulan tersebut jika pemerintah membelanjakan anggaran modalnya pada laju yang sama dengan tahun 2009.
Demikian laporan Bank Dunia mengenai Laporan Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia Kesinambungan di Tengah Guncangan yang diperoleh di Jakarta, Selasa.
Menurut Bank Dunia, pertumbuhan triwulanan di triwulan I 2010 yang moderat dibandingkan dengan kuatnya pertumbuhan di akhir tahun 2009, sedikit di atas perkiraan, menjadi 1,3 persen.
Angka itu masih lebih kuat dari triwulan 1/2009, mengangkat tingkat pertumbuhan tahun-ke-tahun menjadi 5,7 persen.
Mitra-mitra perdagangan Indonesia pada umumnya menunjukkan pertumbuhan yang moderat setelah mengalami goncangan lebih besar pada pertengahan dan akhir tahun 2009, tetapi keseluruhan pertumbuhan pada umumnya lebih kuat dari perkiraan.
Lemahnya kinerja pemerintah dalam pencairan anggaran belanja di triwulan 1 membantu menjelaskan terjadinya perlambatan Indonesia. Ekonomi akan bertumbuh sekitar 0,5 poin persentase lebih cepat pada triwulan tersebut jika pemerintah membelanjakan anggaran modalnya pada laju yang sama dengan tahun 2009,
Investasi dalam peralatan dan permesinan mengimbangi sebagian perlambatan ini. Dan jeda pada pertumbuhan konsumsi swasta tampaknya hanya bersifat sementara dengan adanya percepatan ulang menuju pertengahan tahun 2010.
Impor (terutama minyak refinary) juga lebih cepat dibanding ekspornya, mengecilkan surplus perdagangan, seperti telah diperkirakan sebelumnya.
Pemerintah mengakui adanya pelemahan kinerja dalam pencairan/penyerapan anggaran selama semester I 2010 ini. Penyerapan anggaran 2010 (hingga akhir Juni), lebih rendah dibanding 2008 dan 2009.
“Memang dari penyerapan, dibanding 2008 dan 2009, ada selisih sekitar satu hingga dua persen terutama belanja barang modal,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
Menurut dia, ada beberapa hal yang menyebabkan keterlambatan penyerapan anggaran, namun ia optimis pada semester II 2010 ini bisa dikejar.
Ia menyebutkan, keterlambatan penyerapan anggaran pada 2010 ini karena adanya pembahasan anggaran yang belum selesai. “Pembahasan APBNP 2010 baru selesai beberapa waktu lalu, beberapa mata anggaran masih perlu pembahasan bersama komisi terkait di DPR,” katanya.
Namun menurut dia, hambatan penyerapan anggaran lebih bersifat administratif sehingga bisa dikejar pada semester II 2010.
Mengenai kementerian/lembaga mana saja yang penyerapannya lambat dan sanksinya, Hatta mengatakan, pihaknya memberikan perhatian tinggi kepada kementerian/lembaga itu.
“Kita minta mereka beri perhatian tinggi, kalau realisasi rendah nanti dalam pembahasan dengan dewan akan ada pertanyaan kepada mereka,” katanya.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Serang Iran Sama Dengan Hancurkan Israel
    Sep 6, 2010 at 8:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Tiga BUMN Diprivatisasi Senilai Rp340 Miliar
    Sep 6, 2010 at 8:22 pm - Tidak ada Komentar
  • Terjadi Inefiensi Puluhan Triliun Di PLN
    Sep 6, 2010 at 8:21 pm - Tidak ada Komentar
  • DPR Tunda Pembangunan Gedung Baru
    Sep 6, 2010 at 8:20 pm - Tidak ada Komentar
  • BURT Cuma Bikin Citra Buruk DPR
    Sep 6, 2010 at 8:16 pm - Tidak ada Komentar
  • Warga Jakarta Dilarang Takbir Keliling
    Sep 6, 2010 at 8:15 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Belum Bisa Dibubarkan
    Sep 6, 2010 at 8:15 pm - Tidak ada Komentar
  • Agus Suhartono Calon Panglima TNI Baru
    Sep 6, 2010 at 8:13 pm - Tidak ada Komentar
  • DPR Harus Respon Pemindahan Ibukota
    Sep 6, 2010 at 8:13 pm - Tidak ada Komentar
  • Wacana Pemindahan Ibukota Ditindaklanjuti
    Sep 5, 2010 at 10:10 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.