Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah akan menjamin keselamatan pengguna gas elpiji terlebih dahulu dan belum membicarakan mengenai disparitas atau perbedaan harga elpiji.
“Ada berbagai opsi dikaji namun belum ada keputusan, kita menjamin keselamatan pengguna gas terlebih dahulu,” ujarnya saat jumpa pers di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat.
Ia menegaskan pemerintah akan memastikan penggunaan gas elpiji benar-benar aman melalui sosialisasi penggunaan gas yang diserahkan kepada Kementerian ESDM.
“Kita memastikan betul penggunaan elpiji betul-betul aman dan lewat sosialisasi ESDM, masyarakat memahami di mana titik kritis apakah di regulator atau selang,” ujarnya.
Menurut dia, lewat sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan mengerti apa yang harus dilakukan ketika menditeksi adanya kebocoran gas sehingga menjamin keselamatan pengguna gas elpiji.
“Kita harus menjamin keselamatan pengguna gas, dengan perbaikan dan pemeriksaan regulator serta selang harus dalam keadaan aman,” ujarnya.
Mengenai rencana operasi pemberantasan pengoplosan gas elpiji dari tiga kilogram ke 12 kilogram, yang dapat mengakibatkan disparitas harga, ia mengatakan pemerintah belum mengadakan pembicaraan mengenai hal tersebut.
“Mengenai operasi pemberantasan pengoplosan tabung gas yang menyebabkan disparitas, belum ada pembicaraan soal itu,” ujar Hatta.
Sementara itu Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan melakukan inspeksi mendadak guna mengecek keamanan proses pengisian elpiji ke tabung 3 kg di salah satu stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji di Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Karen yang didampingi Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina Rukmi Hadihartini mengamati mulai proses pengisian, pengecekan kebocoran tabung dengan memasukkan ke dalam air, hingga dimasukkan ke dalam truk di SPPBE milik PT Tirtatama Elpiji di Desa Kaliori, Kalibagor, Banyumas.(*)
Keselamatan Pengguna Gas Harus Dijamin
Diterbitkan pada 13 Agustus 2010 oleh B- Watch

