Pemerintah bersikap hati-hati dalam menyelesaikan kasus ledakan elpiji agar tidak memunculkan masalah baru, kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.
“Perlu hati-hati dalam upaya penyelesaian kasus ledakan tabung gas elpiji sehingga tidak ada kasus baru lagi,” kata Agung kepada pers di Istana Wapres Jakarta, Kamis.
Hal tersebut dikemukakan Agung usai mengikuti rapat khusus membahas gas elpiji yang dipimpin Wapres Boediono yang juga diikuti sejumlah menteri seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menkeu Agus Martowardojo, serta Menteri ESDM Darwin Saleh.
Menurut Agung, maraknya ledakan tabung gas antara lain disebabkan upaya pihak tidak bertanggungjawab untuk mengoplos gas sehingga merusak katup, hingga selang dan regulator yang tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).
Pemerintah, katanya, bertekad untuk terus mencari solusi tepat untuk mencegah makin banyak korban akibat ledakan tabung yang telah menimbulkan sejumlah korban hingga meninggal.
“Upaya pencegahan ledakan terus kami lakukan seperti sosialisasi dan pengawasan terhadap peredaran selang dan regulator yang tidak memenuhi standar, termasuk mengecek tabung gas agar tidak bocor,” kata Agung.
Pertamina, katanya, selama ini tidak berhenti melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan tabung gas dengan aman dan nyaman, termasuk bagaimana mendeteksi gas yang bocor.
Menko Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah belum bisa memutuskan penetapan harga yang tepat dalam upaya menghilangkan disparitas harga antara gas berukuran 3 kilogram dengan ukuran 12 kilogram.
“Soal harga tidak serta-merta bisa diputuskan, kami tadi membicaraklan antara lain soal sosialisasi,” kata Hatta.
Mengenai sejumlah pihak yang melakukan pengoplosan gas sehingga merusak katup tabung, Hatta mengatakan, pihak kepolisian terus melakukan upaya penindakan hukum, mengingat hal itu merupakan tindakan kriminal.
“Tim penanggulangan oplosan gas berada di bawah kepolisian dan harus ada tindakan karena memang membahayakan,” kata Menko.
Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat menegaskan pemerintah tidak bingung dalam upaya menyelesaikan kasus ledakan gas elpiji karena memang harus dibahas secara rinci.
“Rapat tadi memang belum bisa memutuskan banyak hal, masih banyak yang harus dibahas dan dibicarakan,” kata Yopie. (*)
Kasus Ledakan Elpiji Diselesaikan Hati-hati
Diterbitkan pada 12 Agustus 2010 oleh B- Watch

