• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Luar Negeri
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
BUMN

Kadin Minta Kejelasan Kebijakan Jalan Tol

Diterbitkan pada 13 Juni 2010 oleh B- Watch

Kamar Dagang dan Industri Indonesia mengundang Menteri Pekerjaan Umum untuk menjelaskan ketidakpastian dalam kebijakan di sektor jalan tol sehingga membuat resah sejumlah investor.
“Kebetulan sejumlah investor jalan tol itu merupakan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sehingga kami berkewajiban mengundang Menteri PU untuk mengetahui duduk persoalannya,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Infrastruktur dan Perumahan Rakyat, Lukman Purnomosidi di Jakarta, Minggu.
Menurutnya, dalam kebijakan pemerintah dan swasta (KPS) seharusnya posisi keduanya setara (equal) namun kenyataannya pemerintah mengeluarkan Permen PU 06/2010 tertanggal 7 Mei 2010 tentang Pedoman Evaluasi Penerusan Pengusahaan Jalan Tol.
Melalui kebijakan tersebut pemerintah akan mengevaluasi 24 ruas jalan tol sehingga pada akhirnya menimbulkan keresahan, padahal apabila dalam pelaksanaan terjadi kendala baik pemerintah maupun investor dapat duduk bersama mencari solusi penyelesaiannya, kata Lukman.
Lukman mengatakan, seharusnya dibentuk suatu forum terkait dengan pelaksanaan kebijakan KPS di sektor infrastruktur yang didalamnya diisi pemerintah, swasta, serta wakil masyarakat untuk mencari solusi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur.
Ia mengharapkan pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan bertentangan yang justru membuat investor angkat tangan, apabila demikian halnya akan menimbulkan preseden yang tidak bagus dalam investasi di Indonesia khususnya dibidang infrastruktur.
Dia mengingatkan, investasi untuk pembangunan infrastruktur Indonesia mencapai Rp500 triliun, sedangkan untuk jalan tol Rp100 triliun kalau sampai mengalami kemacetan maka akan menjadi masalah yang gawat bagi ekonomi.
Lukman mengatakan, terkadang kendala dalam pembangunan infrastruktur justru terjadi dalam tatanan pelaksanaan meski dari segi kebijakan dinilai sudah memadai. Hal-hal semacam inilah yang seharusnya dipahami pemerintah.
Dia mencontohkan, penggunaan dana talangan dari Badan Layanan Umum yang ternyata tidak semudah seperti yang tercantum di dalam kebijakan.
Menurut Lukman, paramater yang dikeluarkan pemerintah untuk mendapatkan dana talangan dari Badan Layanan Umum (BLU) selalu berubah-ubah sehingga pelaksanaannya di lapangan akhirnya berjalan lambat.
Kemudian persoalan lainnya, meski investor itu sudah memenuhi seluruh persyaratan untuk mendapatkan dana talangan dari BLU yang ditetapkan pemerintah kenyataannya tidak semuanya kebagian, ujarnya.
Sementara pemerintah dalam laporannya menyebutkan salah satu indikator ketidakberhasilan dalam percepatan pembangunan jalan tol karena rendahnya penyerapan dana BLU. “Di sini ada sesuatu yang salah kalau saya lihat,” kata Lukman.
Dia juga mendesak kepada pemerintah untuk segera menerbitkan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) untuk mengatur pembebasan tanah bagi fasilitas umum karena kendala terhambatnya pembangunan infrastruktur selama ini akibat lambatnya pembebasan tanah.
Selama ini harga sudah disepakati Panitia Pembebasan Tanah tetapi kalau pemilik tanah tidak setuju dengan harga tersebut maka pembebasan tanah tidak dapat dilaksanakan karena harus menunggu keputusan pengadilan, ujarnya.
Lukman menyarankan, apabila ada warga masyarakat yang keberatan dengan harga tanah yang ditetapkan panitia, maka mereka dapat menunjuk apraisal independen untuk mencari harga tanah yang pantas.
Sehingga nantinya pengadilan akan mudah memutuskan harga yang pantas, antara harga apraisal yang dipergunakan panitia dengan harga apraisal dari warga.
“Katakanlah apraisal dari panitia mengajukan 100.000 per meter persegi ternyata apraisal dari warga Rp150.000 per meter persegi. Maka pengadilan akan mengambil jalan tengah dengan harga Rp125.000 per meter persegi,” kata Lukman mencontohkan.
Dia juga mengibaratkan pembebasan tanah itu ibarat gigi satu kendaraan, sedangkan konstruksi dan operasi masing-masing gigi dua dan gigi tiga. Kalau sudah gigi satunya macet maka gigi selanjutnya juga tidak jalan, ujarnya.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Fee Yang Diminta Menteri Itu Rp180 Miliar
    2012-02-20 14:54:48 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Angelina Sondakh Dinobatkan Sebagai Putri Pembohong Indonesia
    2012-02-16 14:49:12 - 1 comments
  • kalau memang PD ingin bersihkan partai dari stigma publik yang semakin...
    yusran yusuf m: 2012-02-20 23:37:11
  • wah lengakp sudah penderitaan setelah menyandang gelar lainnya Ratu .....
    Lirik Lagu: 2012-02-16 14:20:01
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Andi Mallarangeng Benarkan Pertemuan Dengan Nazaruddin
    Feb 22, 2012 at 2:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Iran Tingkatkan Patroli di Laut Tengah
    Feb 22, 2012 at 2:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Aksi Iran Mulai Membuahkan Hasil
    Feb 22, 2012 at 10:33 am - Tidak ada Komentar
  • KPK Temukan Bukti Aliran Dana Haram Ke Sejumlah Menteri
    Feb 22, 2012 at 10:32 am - Tidak ada Komentar
  • Hentikan Impor Beras
    Feb 22, 2012 at 10:30 am - Tidak ada Komentar
  • Kapal Vasily Golovnin Tiba di Antartika
    Feb 21, 2012 at 2:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Rakyat Libya Baru Merasa Sebagai Manusia
    Feb 21, 2012 at 2:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Stasiun Purworejo Dikembangkan Sebagai Objek Wisata Sejarah
    Feb 21, 2012 at 2:00 pm - Tidak ada Komentar
  • PT Freeport Bayar Pajak 372 Juta Dolar AS
    Feb 21, 2012 at 1:58 pm - Tidak ada Komentar
  • KPK Buru Menteri Peminta Fee
    Feb 21, 2012 at 9:47 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza revolt revolution RT Siti song The Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.