• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Senggang

Jiwa Bebas Tuntun Ke Jalan Kebahagiaan

Diterbitkan pada 24 Juli 2010 oleh Nurmimi

Menemukan kebahagiaan menjadi hakekat keinginan setiap umat manusia, dengan harapan bisa melepaskan beban yang membelenggu pikiraan, dengan mengembangkan jiwa yang bebas “free spirit”.
“Saya ingin menyebarkan virus freespirit dan freethinker kepada siapa saja yang ingin menemukan kebahagiaan dalam hidupnya,” kata Maria Dominique, penulis buku “Tanpa Tutup-Boleh Nakal Tapi Nggak Boleh Bejat” di Toya Devasya Hotel and Spa, Toya Bungkah,Kabupaten Bangli, Jumat malam.
Di hadapan para wartawan, pejabat, artis dan berbagai kalangan yang hadir dalam peluncuran buku di bibir Danau Batur, Kintamani, Maria menyatakan sejatinya ada empat hal yang selama ini dicari dan membelenggu pikiran manusia.
Kempat hal yang mewarnai kehidupan manusia, meliputi hasrat akan harta, kedudukan, seks dan popularitas.
“Banyak yang mengira setelah semua hasrat itu tercapai lantas sudah bahagia, padahal tidak,” kata alumnus SD Tarakanita II Jakarta itu.
Dalam bukunya setebal 265 halaman itu, Maria mengingatkan bahwa selama manusia terkungkung oleh keempat hasrat tersebut, maka selama itu pula yang bersangkutan tidak akan menggapai kebahagiaan.
Hasrat menurutnya jika sudah tercapai bukannya selesai namun justru melahirkan hasrat yang baru sehingga tidak akan pernah berhenti.
Sementara kebahagiaan adalah hal terakhir yang akan dicapai, dia tidak akan menginginkan apa apa lagi. Untuk itu Maria ingin mengajak siapa saja kembali menegaskan tujuan hidup yakni kebahagiaan dunia akherat dan itu hanya bisa dicapai dengan jalan membebaskan diri dari semua belenggu pikiran yang diperbudak oleh keempat hasrat tersebut.
Manusia yang bebas menurutnya, mereka yang bisa menentukan pilihan keputusan hidupnya tanpa ada tekanan atau ketakutan terhadap apapun baik dari dalam diri maupun di luar dirinya sendiri.
“Bebas menentukan arah hidup dan siap menerima risiko terhadap keputusan yang diambilnya,” ujarnya.
Saat rilis kedua terhadap buku wanita yang menekuni profesi jurnalis selama 18 tahun itu, sejumlah tokoh ikut memberi tanggapan antara lain Ahmad Charis ZUbair (Dosen Filasafat UGM), I Made Sugianyar (Wakil Bupati Bangli), Lukman Sardi (Aktor) dan Managing Director Toya Devasya Hotel and Spa.
Lumkan Sardi misalnya, ia mengaku telah menjalani “free spirit” dalam kehidupannya sehari hari di dunia akting. “Saya mengerjakan sesuatu berdasarkan yang saya yakini benar dan akan mendapat kebahagiaan, saya tentunya sudah siap dengan risiko yang akan dihadapi,” kata Lukman.
Dalam kesempatan itu, Maria juga mengaku akan terus mengkampanyekan semangat jiwa yang bebas dan berfikir bebas dari segala macam ketakutan itu, sekaligus mengembalikan bangsa Indonesia kepada karakter aslinya yakni manusia yang berjiwa bebas.
“Manusia berjiwa bebas ini adalah mereka yang bisa menghargai keragaman, berjiwa luhur, mengajarkan kejujuran, humanis dan lain sebagainya,” kata dia. Untuk itu, manusia mesti mengenal diri dan percaya dengan kekuatan dan anugerah yang diberikan sang pencipta.
“Bekerja adalah berdoa artinya segala yang kita lakukan bukan untuk popularitas, uang, materi dan sebagainya,” ucap ibu satu anak ini.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Korban Lumpur Berdoa Di Atas Tanggul
    Sep 9, 2010 at 9:25 pm - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tabuh Beduk Awali Takbir Akbar
    Sep 9, 2010 at 9:24 pm - Tidak ada Komentar
  • Bakar Al-Qur’an Undang Kekerasan
    Sep 9, 2010 at 9:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Solusi Atasi Kemacetan Jakarta Mendesak
    Sep 8, 2010 at 11:32 pm - Tidak ada Komentar
  • Malaysia Bebaskan Lima Nelayan Indonesia
    Sep 8, 2010 at 11:31 pm - Tidak ada Komentar
  • Banyak Serangan Sistematis Atas Kinerja SBY
    Sep 8, 2010 at 11:30 pm - Tidak ada Komentar
  • Gayus Diancam 20 Tahun Penjara
    Sep 8, 2010 at 11:29 pm - Tidak ada Komentar
  • AS Kutuk Rencana Pembakaran Al-Qur’an
    Sep 8, 2010 at 11:28 pm - Tidak ada Komentar
  • TNI Tetap Solid
    Sep 8, 2010 at 11:27 pm - Tidak ada Komentar
  • Dua Asteroid Liwati Bumi
    Sep 8, 2010 at 11:26 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.