• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Luar Negeri

Iran Tuduh Pasukan AS Dukung Serangan Bom

Diterbitkan pada 19 Juli 2010 oleh B- Watch

Presiden Mahmoud Ahmadinejad hari Minggu menuduh pasukan AS di Afghanistan dan Pakistan mendukung serangan-serangan bom seperti dua ledakan bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 28 orang di Iran tenggara.
“Jika (Presiden AS Barack) Obama tidak tahu tindakan pasukan Amerika, maka kami menjelaskan kepadanya bahwa pasukan Amerika yang ditempatkan di Afghanistan dan Pakistan mendukung aksi semacam itu,” kata Ahmadinejad pada pertemuan kabinet, menunjuk pada serangan-serangan bom Kamis di kota bergolak Zahedan.
Pasukan NATO dan AS membantu “teroris” dengan perlengkapan dan dana untuk melancarkan serangan-serangan semacam itu di Iran, kata presiden Iran itu, seperti dikutip kantor berita IRNA.
“Meski (pasukan AS memberikan) dukungan ini, presiden AS mengirim pesan simpati,” katanya.
Pemimpin Iran yang berhaluan keras itu mengatakan, Islamabad juga dianggap bertanggung jawab atas serangan-serangan semacam itu.
“Kami adalah teman Pakistan dan kami juga berada di sisinya, namun pemerintah (Islamabad) juga harus bertanggung jawab,” kata Ahmadinejad.
Kamis, dua penyerang bom bunuh diri meledakkan diri mereka di sebuah masjid Syiah di Zahedan, ibukota provinsi Sistan-Baluchestan yang berbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan.
Serangan-serangan itu menewaskan sedikitnya 28 orang dan mencederai ratusan, menurut angka resmi yang dikeluarkan pemerintah Iran.
Kelompok Sunni Jundallah mengklaim bertanggung jawab atas pemboman itu dengan mengatakan, serangan tersebut dilakukan sebagai pembalasan atas penggantungan pemimpin mereka, Abdolmalek Rigi.
Di masa silam para pejabat Iran menuduh badan-badan intelijen AS, Inggris dan Pakistan membantu Jundallah melancarkan serangan lintas-batas ke wilayah Iran.
Serangan bom Kamis malam yang ditujukan pada anggota-anggota pasukan elit Iran itu terjadi di kawasan masjid Jamia di Zahedan tenggara.
Para pelaku serangan bunuh diri itu meledakkan bom mereka ketika massa sedang merayakan kelahiran Imam Hussein, cucu dari Nabi Muhammad, pada hari yang juga diperingati setiap tahun sebagai Hari Wali.
Deputi Menteri Dalam Negeri Iran Ali Abdollahi mengatakan, sejumlah anggota pasukan elit Garda Revolusi termasuk diantara mereka yang tewas dan terluka dalam serangan itu.
Provinsi Sistan-Baluchestan berbatasan dengan Pakistan dan dilanda serangan-serangan yang dituduhkan pada kelompok Sunni Jundallah.
Pada Mei 2009, ledakan bom bunuh diri menewaskan 25 orang dan melukai lebih dari 120 dalam serangan di luar sebuah masjid di Zahedan.
Pada Oktober 2009, 40 orang yang mencakup 15 anggota pasukan elit Garda Revolusi tewas dalam serangan bom di provinsi tersebut. Itu merupakan serangan paling mematikan di Iran sejak 1980-an.
Iran menggantung pemimpin Jundallah, Abdolmalek Rigi, bulan lalu.
Serangan bom Kamis di Zahedan itu telah menyulut kecaman-kecaman dari Uni Eropa, PBB dan Presiden AS Barack Obama.
Sekretaris Jendral PBB mengutuk pemboman itu dan mengatakan, “Aksi terorisme yang tidak berperasaan ini sangat patut dicela.”
Dalam sebuah pesan tertulis Obama mengatakan, “Saya mengutuk keras serangan teroris keji ini terhadpa sbeuah masjid di Iran tenggara.”
“Pembunuhan warga sipil tak berdosa di tempat ibadah mereka merupakan pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi,” kata Obama.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Pasal Yang Dikenakan Pada Nazarudin Terlalu Ringan
    Feb 8, 2012 at 2:07 pm - Tidak ada Komentar
  • Sri Mulyani Indrawati Sampai Kuliah di London
    Feb 8, 2012 at 2:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Tata Kembali Badan Usaha Milik Negara
    Feb 8, 2012 at 2:04 pm - Tidak ada Komentar
  • Rencana Pembelian Bank Century Diduga Sarat Kepentingan Politik
    Feb 8, 2012 at 9:47 am - Tidak ada Komentar
  • Ribuan Anak Disiksa Di Amerika Serikat
    Feb 7, 2012 at 4:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina Sondakh Dipecat Dari Partai Demokrat
    Feb 7, 2012 at 4:48 pm - Tidak ada Komentar
  • 2014 Jusuf Kalla Siap Maju Sebagai Capres
    Feb 7, 2012 at 4:46 pm - Tidak ada Komentar
  • Korupsi Akan Terus Meningkat
    Feb 7, 2012 at 3:06 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina dan Miranda Kok Belum Ditahan
    Feb 7, 2012 at 3:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat Sekarat
    Feb 7, 2012 at 3:03 pm - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.