• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Ketenagakerjaan

Indonesia-Malaysia Bahas Moratorium

Diterbitkan pada 29 Juli 2009 oleh B- Watch

Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda mengatakan, pemerintah Indonesia perlu duduk bersama dengan pemerintah Malaysia dalam membahas moratorium (penghentian sementara) pengiriman TKI ke Malaysia.
”Kita perlu duduk bersama dengan Malaysia untuk merundingkan kembali kondisi-kondisi yang sewajarnya bagi warga Indonesia dalam mendapatkan perlindungan yang lebih baik di Malaysia,” katanya di Jakarta, Rabu.
Sebelumnya, delegasi Malaysia dalam pertemuan dengan delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno, di Putra Jaya Selangor, Senin (6/7), meminta pemerintah Indonesia mencabut moratorium karena jumlah kasus penganiayaan terhadap TKI hanya 0,05 persen.
Ia menilai moratorium itu cukup baik untuk mengingatkan Malaysia dan negara lain untuk memperhatikan masalah-masalah yang ada, terutama menyangkut TKI yang bekerja di negara tersebut.
Menlu meminta agar moratorium itu tidak diubah secara sepihak karena tidak akan efektif penanganannya.
”Saya minta moratorium itu jangan dikatakan hari ini, tetapi minggu depannya sudah dipertimbangkan untuk dimoratoriumkan kembali. Ini tidak akan efektif,” tuturnya.
Hassan menambahkan, sekitar 200 kasus pelanggaran hak-hak kerja di KBRI di beberapa tempat, namun bisa diselesaikan.
”Jumlah kasus ini berfluktuasi, namun penanganan kasusnya harus dilakukan secara menyeluruh sehingga bisa memberikan perlindungan kepada TKI yang ada di beberapa negara,” ucapnya.
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat, pernah mengharapkan, moratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) jangan dicabut dulu sebelum pemerintah Malaysia mau memenuhi usulan Indonesia, merevisi nota kesepahaman (MoU) TKI.
”Kita tidak mau mengorbankan rakyat demi devisa. Kita mau rakyat bekerja dengan penuh martabat dan terjaga hak asasinya,” katanya.
Jumhur mengatakan, di antara usulan yang mendesak yang diperjuangkan kepada Malaysia adalah paspor TKI tidak boleh ditahan majikan, ada libur sehari seminggu bagi TKI, dan adanya pemantauan rutin terhadap TKI pekerja rumah tangga.
”Kita juga meminta agar TKI rumah tangga yang direkrut oleh perseorangan tanpa Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) dan agen resmi di sana tidak boleh mendapat visa kerja karena rentan perlindungan,” katanya.
Ditanya kemungkinan menghentikan pengiriman TKI secara permanen ke Malaysia, Jumhur mengatakan tidak setuju.
”Kalau penghentian secara permanen saya rasa tidak bijak. Namun, saya yakin pasti ada jalan keluar,” katanya menjelaskan. (*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Ribuan Anak Disiksa Di Amerika Serikat
    Feb 7, 2012 at 4:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina Sondakh Dipecat Dari Partai Demokrat
    Feb 7, 2012 at 4:48 pm - Tidak ada Komentar
  • 2014 Jusuf Kalla Siap Maju Sebagai Capres
    Feb 7, 2012 at 4:46 pm - Tidak ada Komentar
  • Korupsi Akan Terus Meningkat
    Feb 7, 2012 at 3:06 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina dan Miranda Kok Belum Ditahan
    Feb 7, 2012 at 3:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat Sekarat
    Feb 7, 2012 at 3:03 pm - Tidak ada Komentar
  • Capt. Fransesco Schettino Dituntut 2.697 Tahun
    Feb 7, 2012 at 3:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat: Tangan Mencincang Bahu Memikul
    Feb 7, 2012 at 11:04 am - Tidak ada Komentar
  • Era Pemerintahan SBY Utang Meningkat Rp705 Triliun
    Feb 7, 2012 at 11:02 am - Tidak ada Komentar
  • Pemburu Aset Bank Century Bagai Lelucon Politik Tak Lucu
    Feb 7, 2012 at 11:01 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.