• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Opini

HKTI Cuma Dijadikan Alat Politik

Diterbitkan pada 16 Juli 2010 oleh Nurmimi

Lembaga Survei Indonesia menilai Musyawarah Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia di Bali yang melahirkan dualisme menunjukkan bahwa HKTI hanya dijadikan alat oleh elit politik untuk kepentingan partainya.
“Ini menunjukkan masing-masing calon terpilih memiliki motivasi yang kuat untuk menjadikan HKTI sebagai alat politik. Keikutsertaan mereka untuk kepentingan politik, bukan memperjuangan kepentingan petani,” kata peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, di Jakarta, Jumat.
Munas HKTI VII di Bali telah melahirkan dualisme kepemimpinan, yakni Prabowo Subianto yang sebelumnya menjabat sebagai Ketum HKTI dan pengusaha Oesman Sapta Odang yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Daerah.
Ia menilai kubu Prabowo Subianto melakukan tindakan semena-mena karena meminta agar peserta Munas VII memilih Prabowo kembali sebagai Ketua Umum HKTI.
“Secara aklamasi, mereka menginginkan Prabowo kembali terpilih sebagai Ketua Umum HKTI. Sangat disayangkan sekali terjadi seperti ini. Ini menunjukan mereka haus kekuasaan,” paparnya.
Ia mengaku heran kepada calon lainnya Muhammad Jafar Hafsah yang sebelumnya menolak Prabowo sebagai Ketum HKTI kembali, tiba-tiba mendukung setelah akan diberi jabatan sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI.
Burhan–sapaan Burhanudin–mengatakan, adanya Munas tandingan juga menunjukkan betapa kuatnya libido mereka akan kekuasaan.
Dualisme kepemimpinan HKTI itu akan merugikan para petani karena petani akan kebingungan menentukan arahnya, apakah akan memilih Prabowo atau Oesman.
“Seharusnya tidak perlu ada munas tandingan. Kalau ada masalah internal, lebih baik dibicarakan,” katanya.
Selain itu, kata Burhan, diadakannya Munas HKTI VII di Bali menunjukkan bahwa kepengurusan HKTI hanya diperuntukkan bagi para penguasa karena tidak mungkin para petani yang notabene dari kalangan menengah ke bawah bisa menghadiri acara munas tersebut.
“Ini mengakibatkan komunikasi antara pengurus HKTI dengan petani akan semakin terputus,” ucapnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada petani untuk memilih pemimpin HKTI dari kalangan petani sendiri karena akan lebih merasakan penderitaan para petani selama ini.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Satgas Mafia Hukum Terima 381 Pengaduan
    2010-04-07 03:29:57 - 5 comments
  • SBY Angkat 10 Staf Khusus
    2009-11-20 14:35:46 - 2 comments
  • SBY Seharusnya Memproteksi Susno
    2010-05-24 19:10:35 - 2 comments
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Batik Disyahkan Sebagai Budaya RI
    2009-09-07 22:53:44 - 1 comments
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • KAMI GERAM DENGAN ULAH MALAYSIA YG SEAKAN2 INGIN MENGAMBIL PA YG DA DI...
    SYAHRIL: 2010-08-28 01:03:50
  • Pernyataan Marzuki Alie Soal Gedung Baru DPR Menyakitkan
    Sep 5, 2010 at 12:11 am - Tidak ada Komentar
  • Bubarkan Saja Kementeri Koperasi Dan UKM
    Sep 5, 2010 at 12:08 am - Tidak ada Komentar
  • DPR Lebih Baik Prioritaskan Tenaga Ahli
    Sep 5, 2010 at 12:02 am - Tidak ada Komentar
  • Zionis Tak Akan Bisa Serang Iran
    Sep 5, 2010 at 12:00 am - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tawarkan Pemindahan Ibukota Negara
    Sep 3, 2010 at 7:58 pm - Tidak ada Komentar
  • Cadangan Devisa 81,3 Miliar Dolar
    Sep 3, 2010 at 7:57 pm - Tidak ada Komentar
  • Rakyat Timur Tengah Mampu Kirim Israel Ke Neraka
    Sep 3, 2010 at 7:56 pm - Tidak ada Komentar
  • PDIP Minta KPK Tuntaskan Kasus Suap DPR
    Sep 3, 2010 at 7:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Rp80 Triliun Dana UMKM Belum Tersalurkan
    Sep 3, 2010 at 7:52 pm - Tidak ada Komentar
  • PDI P Juga Minta Pembangunan Gedung Baru DPR Ditunda
    Sep 2, 2010 at 8:02 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.