• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Bencana Alam

Gunung Lumpur Lapindo Longsor

Diterbitkan pada 21 Agustus 2010 oleh B- Watch

Gunung lumpur Lapindo yang ada di kolam penampungan tepatnya di titik 42 longsor, berakibat terhempasnya sejumlah alat berat milik Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).
Humas BPLS Achmad Zulkarnaen, Sabtu, mengatakan, longsoran yang terjadi di titik 42 di Desa Reno Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu akibat adanya perbedaan elevasi antara pusat semburan dengan kolam penampungan di titik 42.
“Akibat adanya perbedaan ketinggian tersebut membuat gunung lumpur yang ada di kolam penampungan tersebut mengalami longsoran,” katanya.
Ia mengemukakan, sedikitnya tiga alat berat berupa kapal keruk dan mesin penyedot harus terkena hempasan hingga terbawa ke pinggir tanggul.
“Bahkan satu di antara alat berat tersebut sempat mengalami kandas dan bantalan pengapung alat berat itu menjadi tenggelam oleh lumpur,” katanya.
Ia menjelaskan, selama ini di titik 42 digunakan sebagai tempat pengaliran lumpur dari pusat semburan menuju ke Kali Porong.
Peristiwa longsoran yang terjadi di kolam penampungan lumpur ini bukan kali pertama terjadi di kawasan lumpur Lapindo.
“Sebelumnya peristiwa serupa juga terjadi di titik 21 tepatnya di kawasan Jatirejo dan berakibat pada terjadinya luberan lumpur di tanggul terluar,” katanya.
Menurutnya, peristiwa longsoran lumpur ini sudah direncanakan oleh BPLS dengan alasan untuk mengurangi beban luberan lumpur ke titik – titik lainnya.
Sesuai dengan skema yang dilakukan oleh BPLS, diharapkan luberan lumpur tersebut mengarah ke titik 25 di kawasan Jatirejo dan juga titik 43 di kawasan Reno Kenongo.
“Hal itu karena di dua titik tersebut sudah disiapkan dua kapal keruk dan mesin penyedot yang berfungsi untuk mengalirkan lumpur ke Kali Porong,” katanya.
Untuk mengatasi masalah ini, BPLS terus berupaya membuat penanggulan di sekitar lokasi longsoran yang saat ini masih memiliki ketinggian sekitar delapan meter.
“Kami berupaya untuk melakukan penanggulan di kawasan longsoran tersebut supaya ketinggian menjadi sebelas meter menuju ke titik aman,” katanya.
Ia menjelaskan, selain melakukan peninggian di tempat tersebut, BPLS juga berupaya untuk melakukan penguatan tanggul yang sudah ada.
“Dengan demikian beban luapan lumpur yang terjadi di dalam kolam penampungan menjadi berkurang dan pengaliran luapan lumpur bisa dilanjutkan kembali,” katanya.
Pada dua pekan lalu, luberan juga terjadi di Jatirejo tepatnya di titik 21 sehingga terjadi `over topping` yang berakibat pada luberan lumpur menuju ke Kali Porong.
“Saat ini BPLS juga terus meninggikan penanggulan dari ketinggian semula yakni delapan meter menjadi ketinggian maksimal yakni sebelas meter,” katanya.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Ribuan Anak Disiksa Di Amerika Serikat
    Feb 7, 2012 at 4:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina Sondakh Dipecat Dari Partai Demokrat
    Feb 7, 2012 at 4:48 pm - Tidak ada Komentar
  • 2014 Jusuf Kalla Siap Maju Sebagai Capres
    Feb 7, 2012 at 4:46 pm - Tidak ada Komentar
  • Korupsi Akan Terus Meningkat
    Feb 7, 2012 at 3:06 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina dan Miranda Kok Belum Ditahan
    Feb 7, 2012 at 3:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat Sekarat
    Feb 7, 2012 at 3:03 pm - Tidak ada Komentar
  • Capt. Fransesco Schettino Dituntut 2.697 Tahun
    Feb 7, 2012 at 3:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat: Tangan Mencincang Bahu Memikul
    Feb 7, 2012 at 11:04 am - Tidak ada Komentar
  • Era Pemerintahan SBY Utang Meningkat Rp705 Triliun
    Feb 7, 2012 at 11:02 am - Tidak ada Komentar
  • Pemburu Aset Bank Century Bagai Lelucon Politik Tak Lucu
    Feb 7, 2012 at 11:01 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.