Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan enam infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU), salah satunya jalan tol lingkar luar Jakarta (JORR) seksi W1 yang dibangun dengan pola kerja sama pemerintah swasta (KPS).
“Presiden berkenan meresmikan lima proyek infrastruktur yang dibiayai APBN serta satu melalui kerja sama dengan swasta,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko kirmanto yang ditemui di sela-sela acara peresmian.
Menteri PU mengatakan, lima proyek yang dibiayai APBN di antaranya Jembatan Layang Cengkareng, Jembatan Cut Meutia Bekasi, Jembatan Cibodas Tangerang Banten, Jalan Lingkar Karawang Jawa Barat, dan Jembatan Batanghari II Jambi.
Menteri PU mengatakan, JORR seksi W1 menghubungkan ruas Kebon Jeruk – Penjaringan sepanjang 9,7 kilometer, dibangun PT Jakarta Lingkar Barat I dengan investasi Rp1,7 triliun.
Menteri PU mengatakan, kehadiran JORR seksi W1 memiliki arti strategis karena dapat mengurangi kemacetan jalan tol dalam kota terutama ruas Kebon Jeruk.
Selain itu tol ini sudah ditunggu msyarakat di kawasan Tangerang karena dapat meningkatkan aksesbilitas lalulintas dari Tangerang menuju Bandara Soekarno Hatta, kata menteri.
Dia berharap pembangunan JORR seksi W1 segera diikuti seksi W2 Kebon Jeruk – Ulujami 7 kilometer serta Tol Akses Tanjung Priok sehingga selesai keluruhan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
Menteri PU mengatakan, dalam rangka percepatan pembangunan jalan tol, pemerintah akan membebaskan tanah lebih dulu baru setelah itu konstruksi ditender kepada swasta.
“Terutama untuk ruas-ruas tol yang secara ekonomis memiliki nilai strategi tetapi dari sisi finansial (lalulintas) tidak memadai,” ujarnya.
Menteri mengatakan, tidak semua ruas tol mendapat dukungan tanah dari pemerintah menggunakan dana dari badan layanan umum, hanya ruas yang mampu menggerakkan ekonomi di kawasan itu.(*)

