Kementerian BUMN menetapkan Arifin Tasrif sebagai Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) menggantikan Dadang Heru Kodri.
Pelantikan anggota direksi Pusri dilakukan langsung Menteri BUMN Mustafa Abubakar, di Kantor Kementerian BUMN, di Jakarta, Rabu.
Selain menggangkat Arifin Tasrif, pemerintah juga menetapkan Indra Jaya sebagai Direktur Produksi, dan Musthofa sebagai Direktur Teknik dan Pengembangan.
Selanjutnya, Bambang Tjahjono sebagai Direktur Pemasaran, Achmad Fadhiel sebagai Direktur Keuangan, dan Djafarudin Lexy S sebagai Direktur SDM dan Umum.
Arifin Tasrif saat pengangkatan tersebut masih tercatat sebagai Dirut PT Petrokimia Gresik, sedangkan Dadang Heru Kodri diberhentikan karena masa tugasnya selesai.
Menteri Mustafa, dalam sambutannya mengatakan, masa depan perusahaan sangat tergantung kepada para direksi.
Para direksi harus lebih fokus pada revitalisasi pabrik, pengamanan pasokan gas, termasuk penajaman holding BUMN Pupuk.
“Pemerintah menaruh perhatian kepada direksi agar perusahaan terus berkembang, sehingga menjadi perusahaan pupuk yang disegani di tingkat regional dan internasional,” ujar Mustafa.
Pusri menurutnya, merupakan BUMN yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan.
Menurutnya, kondisi pertanian nasional tidak terlepas dari industri pupuk, termasuk akibat menyusutnya lahan pertanian.
Dari 94,1 juta hektare lahan potensial, hanya 25,1 juta hektare atau 27 persen yang layak jadi persawahan.
“Kondisi ini tentu menjadi perhatian dan target kinerja perusahaan,” kata Mustafa.
Pada kesempatan itu, selain melantik direksi baru Pusri, Menteri juga melantik Tursandi Alwi sebagai anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura II menggantikan Tirta Hidayat.(*)
Direksi PT Pusri Dirombak
Diterbitkan pada 04 Agustus 2010 oleh B- Watch

