Realisasi defisit anggaran negara selama 2009 mencapai Rp87,2 triliun atau 1,6 persen dari PDB atau lebih rendah dari target defisit yang ditetapkan dalam APBNP 2009 sebesar Rp129,8 triliun (2,4 persen dari PDB).
Kepala Biro Humas Depkeu, Harry Z. Soeratin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyebutkan, realisasi pendapatan negara dan hibah selama 2009 mencapai Rp866,8 triliun atau 0,5 persen di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP 2009.
Sementara realisasi belanja negara mencapai Rp954 triliun atau 4,7 persen di bawah pagu yang ditetapkan dalam APBNP 2009.
Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai sebesar Rp645,4 triliun atau 6,7 persen lebih rendah dari rencana.
Sedangkan realisasi belanja transfer ke daerah mencapai sebesar Rp308,6 triliun atau tidak jauh berbeda dengan target sebesar Rp309,3 triliun.
Menurut Harry, sepanjang 2009, pemerintah telah menarik pembiayaan anggaran hingga mencapai sebesar Rp125,2 triliun.
“Kinerja APBNP 2009 jauh lebih baik tercermin dari realisasi defisit anggaran yang mencapai Rp87,2 triliun, yang jauh lebih rendah dari target Rp129,8 triliun. Selain itu terdapat sisa anggaran sekitar Rp38 triliun,” kata Harry.
Pemerintah mengklaim kinerja realisasi APBNP 2009 lebih baik dari yang direncanakan dalam mendukung program-program nasional, meski realisasi APBNP 2009 baik pendapatan maupun penerimaan negara berada di bawah target yang telh ditetapkan.(*)
Defisit Anggaran 2009 Rp87,2 Triliun
Diterbitkan pada 02 Januari 2010 oleh Nurmimi

