• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
BUMN

BUMN Berpotensi Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Diterbitkan pada 08 Juli 2010 oleh Nurmimi

Badan Usaha Milik Negara dinilai berpotensi besar menjadi pemain kelas dunia jika pengelolaannya dilaksanakan secara profesional dan menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik dan benar.
Demikian benang merah Talk Show Forum Humas BUMN bertajuk “Mengungkap Prestasi, Reputasi dan Tantangan BUMN”, di Jakarta, Rabu malam.
Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, Deputi BUMN Bidang Jasa Keuangan dan Perbankan Parikesit Suprapto, Ketua Komisi VI DPR RI Airlangga Hartarto, Ketua HIPMI Erwin Aksa, dan Executive Director INDEF Avialiani.
Menurut Erwin Aksa, perusahaan milik pemerintah di semua negara selalu menjadi terdepan dalam menopang pertumbuhan ekonomi.
“BUMN bisa sebagai katalis, pendorong ekonomi karena berada di segala bidang, sehingga potensinya sangat dibutuhkan untuk menggerakkan roda ekonomi negara,” ujar Erwin.
Meski begitu, dalam sektor tertentu peran swasta tetap dibutuhkan sebagai mitra pendukung.
Pada titik tertentu BUMN seperti Pertamina dan PLN tidak mutlak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi dengan swasta.
“BUMN selalu di depan, tapi juga harus melibatkan swasta sebagai mitra strategis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto, mengatakan, pengelolaan BUMN dari tahun ke tahun menunjukkan kemajuan, tercermin dari jumlah perusahaan yang rugi tinggal kurang dari 15 BUMN.
Ia meyakini, target pemerintah menjadikan sejumlah BUMN masuk di jajaran perusahaan kelas dunia bukan hal yang mustahil.
Meski begitu, ia menilai perlu melakukan revisi Undang-Undang Keuangan Negara untuk menjamin bahwa aksi korporasi yang diambil manajemen BUMN tidak dianggap sebagai indikasi korupsi.
“Seringkali direksi BUMN tidak berani mengambil keputusan yang menguntungkan bagi perusahaan, karena takut dikemudian hari dianggap korupsi,” ujarnya.
Sementara itu, Aviliani menyoroti soal penugasan pemerintah (PSO) kepada sejumlah BUMN.
“PSO jika dikelola dengan baik bisa memberikan `multiplier efect` terhadap ekonomi,” ujarnya.
Ia menuturkan, sebagian besar sinergi antar-BUMN sudah bagus, hanya saja dibutuhkan inovasi baru agar BUMN memiliki daya saing tinggi.
“Indikator keberhasilan BUMN jangan selalu diukur dari keuntungan, tetapi dampak ikutannya terhadap ekonomi secara keseluruhan,” ujarnya.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Koperasi di Indonesia Diambang Kehancuran
    2010-07-22 12:44:53 - 1 comments
  • Malaysia Balas Demo Dengan Demo
    2010-08-24 20:27:33 - 1 comments
  • Golkar Tidak Punya Nyali Keluar Dari Setgab
    2010-06-10 17:08:27 - 1 comments
  • Korban Gas Adukan Pertamina Ke Komnas HAM
    2010-07-06 18:29:26 - 1 comments
  • pembangunan gedung DPR yang mengunakan dana APBN itu sangat menyakitka...
    willy: 2010-09-06 12:57:56
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • Korban Lumpur Berdoa Di Atas Tanggul
    Sep 9, 2010 at 9:25 pm - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tabuh Beduk Awali Takbir Akbar
    Sep 9, 2010 at 9:24 pm - Tidak ada Komentar
  • Bakar Al-Qur’an Undang Kekerasan
    Sep 9, 2010 at 9:23 pm - Tidak ada Komentar
  • Solusi Atasi Kemacetan Jakarta Mendesak
    Sep 8, 2010 at 11:32 pm - Tidak ada Komentar
  • Malaysia Bebaskan Lima Nelayan Indonesia
    Sep 8, 2010 at 11:31 pm - Tidak ada Komentar
  • Banyak Serangan Sistematis Atas Kinerja SBY
    Sep 8, 2010 at 11:30 pm - Tidak ada Komentar
  • Gayus Diancam 20 Tahun Penjara
    Sep 8, 2010 at 11:29 pm - Tidak ada Komentar
  • AS Kutuk Rencana Pembakaran Al-Qur’an
    Sep 8, 2010 at 11:28 pm - Tidak ada Komentar
  • TNI Tetap Solid
    Sep 8, 2010 at 11:27 pm - Tidak ada Komentar
  • Dua Asteroid Liwati Bumi
    Sep 8, 2010 at 11:26 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.