• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Koperasi&UKM

Bank Tak Serius Kelola Kredit Usaha Rakyat

Diterbitkan pada 29 Juli 2009 oleh B- Watch

Kecilnya penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), akibat kalangan perbankan tidak serius menyalurkannya untuk koperasi serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Karena mengurus nasabah yang kecil-kecil itu lebih repot dibandingkan mengurus nasabah yang besar-besar.

Menurut Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Suryadharma Ali, pemerintah menyediakan dana untuk KUR sebesar Rp22 triliun di tahun 2009 ini. Namun, hingga semester I, baru tersalurkan Rp2 triliun.

“Jadi, terbukti dari total Rp22 triliun yang disediakan untuk program KUR, baru sekitar Rp2 triliun yang sudah direalisasikan,” kata Suryadharma Ali saat membuka Dialog Nasional bertema “Efektivitas Penyaluran KUR untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM” di Jakarta, Selasa (28/7). Tampil sebagai pembicara, di antaranya pengamat ekonomi A Tony Prasetyantono, Kepala Biro BPR dan UMKM Bank Indonesia Khairil Anwar, serta Deputi Kementerian Negara Koperasi Choirul Djamhari.

Menurut dia, pada 2009, disediakan dana sebesar Rp22 triliun yang bisa diakses oleh semua UMKM dan koperasi. Bank-bank yang ditunjuk pemerintah, di antaranya BRI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, dan BNI. Idealnya, setiap bulannya bank-bank tersebut mengucurkan dana untuk kredit sebesar Rp1,75 triliun, sehingga dalam rentang waktu 6 bulan bisa mencapai Rp10 triliun.

“Ketika saya tanyakan alasannya dana tersebut tidak terealisasi, jawaban mereka karena adanya pemeriksaan dari Bank Indonesia. Makanya, saya meminta pejabat di Bank Indonesia, kalau untuk usaha mikro, aturan dan ketentuannya dilonggarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ekonom BNI A Tony Prasetyantono mengatakan, kemunduran penyaluran KUR pada semester I 2009 oleh 6 bank pelaksana, salah satunya disebabkan oleh dampak krisis keuangan global. “Akibat krisis keuangan global ini, bank-bank pelaksana menjadi lamban dalam menyalurkan KUR di semester ini,” katanya.

Krisis keuangan global yang terjadi pada akhir 2008 lalu memengaruhi kinerja perbankan nasional. Dalam hal ini, perbankan mengalami krisis likuiditas, sehingga menghambat pembiayaan atau pengucuran kredit.

“Tidak hanya perbankan, pelaku UMKM dan koperasi juga terkena dampak krisis keuangan global. Mereka akhirnya juga enggan mengakses pembiayaan. Jadi, kemunduran penyaluran KUR di semester I 2009 bukan hanya disebabkan karena 6 bank pelaksana, melainkan juga pelaku UMKM,” ujarnya.

Terkait kemunduran penyaluran KUR untuk 2009 ini, Anton lantas menyarankan agar penyaluran KUR di evaluasi, sehingga bisa efektif. Dalam hal ini, pemerintah dan BI harus bisa mendorong perbankan menyalurkan KUR untuk koperasi dan UMKM lebih maksimal.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Segera Jadikan Anas dan Andi Tersangka Baru
    Feb 4, 2012 at 5:45 pm - Tidak ada Komentar
  • Sekmenpora Ngaku Terima Suap Rp10 Miliar
    Feb 4, 2012 at 5:43 pm - Tidak ada Komentar
  • Jangan Libatkan Boediono Buru Aset Bank Century
    Feb 4, 2012 at 5:42 pm - Tidak ada Komentar
  • Harta Angie Naik 10 Kali Lipat
    Feb 4, 2012 at 5:41 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    Feb 3, 2012 at 2:33 pm - 1 Komentar
  • Gunung Putri di Garut Diduga Sebuah Piramida
    Feb 3, 2012 at 10:19 am - Tidak ada Komentar
  • 110 Orang Meninggal Akibat Cuaca Dingin Ekstrem
    Feb 3, 2012 at 10:17 am - Tidak ada Komentar
  • Amandemen Konstitusi Masih Mungkin
    Feb 2, 2012 at 3:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Gerbong Anas Urbaningrum Akan Disingkirkan
    Feb 2, 2012 at 10:09 am - Tidak ada Komentar
  • Dana Talangan Rp 6,7 Triliun Untuk Bank Century Memang Rugikan Negara
    Feb 2, 2012 at 10:07 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.