• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Luar Negeri

AS Kutuk Rencana Pembakaran Al-Qur’an

Diterbitkan pada 08 September 2010 oleh B- Watch

Pemerintah dan seluruh pemimpin agama di Amerika Serikat mengutuk keras rencana pembakaran Kitab Suci Alquran oleh sekelompok gereja kecil di Gainesville, Florida, sebagai cara mereka memperingati peristiwa pengeboman gedung World Trade Centre, 11 September 2001.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengutarakan pernyataan Juru Bicara Gedung Putih, Paul Belmont, itu dalam informasi tertulisnya kepada ANTARA, di Denpasar, Rabu. Amerika Serikat sekali lagi menekankan sikap bahwa perusakan secara sengaja terhadap kitab suci apapun adalah perbuatan yang mengerikan.
Dalam semangat toleransi dan kebebasan beragama, Kedutaan Besar Amerika Serikat ingin menyatakan secara jelas, Pemerintah AS mengutuk rencana itu.
Belmont menyatakan, Amerika Serikat menghormati Kitab Suci Al-Quran dan Islam sebagai salah satu agama besar di dunia.
“Bersama ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat juga ingin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah kepada seluruh sahabat muslim kami di Indonesia,” katanya.
Menurut Belmont, Amerika Serikat sangat percaya pada kebebasan beragama dan kebebasan berpendapat dan keduanya adalah hak-hak universal yang termaktub di dalam Konstitusi Amerika Serikat serta Deklarasi Universal Tentang Hak-hak Asasi Manusia.
“Aksi ini adalah sebuah kegiatan yang provokatif, yang ditentang oleh mayoritas besar warga Amerika. Bahkan, para pemimpin dari semua agama di Amerika telah mengutuk rencana yang hina ini,” katanya.
Tidak saja itu, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton telah menyatakan dalam acara buka puasa pada Selasa lalu (7/9).
“Saya terkesan akan penolakan bersama yang tegas dan jelas terhadap aksi menghina dan memalukan ini dari para pemimpin semua agama di Amerika, baik dari Kristen Evangelis hingga para rabbi Yahudi, selain juga para pemimpin sekuler AS dan para pembuat opini di media massa,” kata Clinton.
Penolakan umum terhadap kegiatan ini telah dikeluarkan berbagai organisasi keagamaan di AS. Beberapa di antara organisasi itu adalah Asosiasi Evangelis Nasional (NAE), Konvensi Baptis Selatan (SBC), Liga Anti Penghujatan (LADL) dan bahkan oleh gereja-gereja lain di Gainesville, Florida.
Dari Afghanistan, Komandan Pasukan AS di Afghanistan, Jenderal David Petraeus, juga mengecam keras rencana ini. Sedangkan di Kota Gainesville, para aparat pemerintah setempat telah berusaha untuk mencegah kegiatan keji yang tidak menghormati toleransi antar umat beragama ini.

Para pemimpin agama di AS, Selasa, juga mengutuk kegilaan anti-Muslim di Amerika Serikat, termasuk rencana satu tempat ibadah di Florida untuk membakar Al-Quran pada 11 September.
Rencana itu disebut sebagai tindakan yang dikatakan banyak orang dapat membahayakan tentara Amerika di luar negeri.
Para pemimpin agama Kristiani, Muslim dan Yahudi mencela kesalahan informasi dan sikap fanatik gila-gilaan terhadap umat Muslim AS yang berpangkal dari rencana untuk membangun pusat masyarakat Muslim dan masjid tak jauh dari lokai serangan pesawat bajakan 11 September 2001 di New York oleh apa yang diduga sebagai kelompok Muslim garis keras, Al-Qaida, sehingga menewaskan 2.752 orang.
Ketegangan telah meningkat dengan mendekatnya peringatan 11 September pada Sabtu, dan hari raya umat Muslim, Iedul Fitri –yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan dan diperkirakan jatuh pada Jumat.
Emosi kian berkobar oleh Terry Jones, pastur tempat ibadah 30 orang di Gainesville, Florida, yang telah mengumumkan rencana untuk membakar kitab suci Al-Quran pada Sabtu, peringatan kesembilan serangan 11 September. Jones mengatakan ia ingin memperlihatkan Islam sebagai agama penindas dan kejam.
Para tokoh agama tersebut, termasuk pensiunan Uskup Agung Katolik Roma Washington Kardinal Theodore McCarrick dan Dr. Michael Kinnamon dari National Council of Churches, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka terkejut dengan sikap gila-gilaan anti-Muslim tersebut dan ngeri oleh sikap tak menghormati semacam itu terhadap satu kitab suci.
“Untuk menyerang agama apa pun di Amerika Serikat adalah melakukan kekerasan terhadap kebebasan beragama seluruh rakyat Amerika,” kata para pemimpin agama tersebut, termasuk Rabbi David Saperstein, pemimpin Union for Reform Judaism, dan Rabbi Julie Schonfeld dari Association of Conservative Rabbis.
“Mengancam akan membakar kitab suci Al-Quran pada Sabtu ini adalah pelanggaran yang sangat mengerikan yang menuntut pengutuk paling keras oleh semua orang yang menghargai peradaban dalam kehidupan masyarakat dan berusa menghormati kenangan suci bagi mereka yang kehilangan nyawa mereka pada 11 September,” kata mereka.
Rencana pembakaran Al-Quran oleh Dove World Outreach Center sudah memicu protes di Kabul, Afghanistan. Beberapa ratus orang Afghanistan –kebanyakan santri– berkumpul di luar Masjid Milad Un-Nabi dan meneriakkan “Matilah Amerika” dengan penuh kemarahan sehubungan dengan recana tersebut.
Jenderal David Petraeus, pemimpin pasukan AS dan NATO di Afghanistan, mengatakan dalam satu pernyataan pembakaran Al-Quran dapat membahayakan tentara dan itu dapat membahayakan seluruh upaya untuk menstabilkan kondisi di Afghanistan.
“Itu jelas adalah jenis tindakan yang dimanfaatkan Taliban dan dapat menimbulkan masalah besar, bukan hanya di sini, tapi di tempat lain di dunia tempat kita berhubungan dengan masyarakat Muslim,” kata Petraeus.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Pasal Yang Dikenakan Pada Nazarudin Terlalu Ringan
    Feb 8, 2012 at 2:07 pm - Tidak ada Komentar
  • Sri Mulyani Indrawati Sampai Kuliah di London
    Feb 8, 2012 at 2:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Tata Kembali Badan Usaha Milik Negara
    Feb 8, 2012 at 2:04 pm - Tidak ada Komentar
  • Rencana Pembelian Bank Century Diduga Sarat Kepentingan Politik
    Feb 8, 2012 at 9:47 am - Tidak ada Komentar
  • Ribuan Anak Disiksa Di Amerika Serikat
    Feb 7, 2012 at 4:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina Sondakh Dipecat Dari Partai Demokrat
    Feb 7, 2012 at 4:48 pm - Tidak ada Komentar
  • 2014 Jusuf Kalla Siap Maju Sebagai Capres
    Feb 7, 2012 at 4:46 pm - Tidak ada Komentar
  • Korupsi Akan Terus Meningkat
    Feb 7, 2012 at 3:06 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina dan Miranda Kok Belum Ditahan
    Feb 7, 2012 at 3:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat Sekarat
    Feb 7, 2012 at 3:03 pm - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.