• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Hukum&Politik

Anggodo Mohon Restu Wisnu

Diterbitkan pada 20 Juli 2010 oleh B- Watch

Terdakwa kasus percobaan suap terhadap pimpinan KPK, Anggodo Widjojo, memohon restu dan mencium tangan mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Wisnu Subroto, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa.
“Saya mohon doa restu dan mohon maaf,” kata Anggodo saat diberikan kesempatan untuk bertanya dalam persidangan yang menjerat dirinya, dalam sidang itu.
Anggodo memohon doa restu agar dapat melewati persidangan yang sedang dihadapinya serta agar perkara yang menjerat dirinya tersebut bisa menjadi terang-benderang.
Anggodo juga mengemukakan bahwa dirinya memohon maaf karena telah membuat temannya, yaitu Wisnu Subroto, yang tidak tahu apa-apa menjadi terlibat dengan kasus yang menjerat dirinya.
“Banyak teman saya menjadi korban,” katanya.
Menurut Anggodo, sama sekali tidak terbukti bahwa terdapat adanya hal yang kerap disebut-sebut sebagai rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK.
Setelah mengucapkan perkataan tersebut, Anggodo juga beranjak dari tempat duduknya di bagian sebelah kiri majelis hakim dan segera mendatangi Wisnu.
Kemudian, Anggodo segera mengulurkan dan mencium tangan Wisnu Subroto.
Hal tersebut segera menjadi sasaran dari berbagai pewarta foto yang meliput persidangan tersebut.
Saat Wisnu beranjak dari kursi dan akan meninggalkan ruang sidang, ia juga sempat melambaikan tangan ke arah Anggodo dan tim kuasa hukumnya.

Mantan Jaksa Agung Muda Kejaksaan Agung (Jamintel Kejagung) Wisnu Subroto mengaku merasa trauma setelah rekaman pembicaraan antara dirinya dan Anggodo Widjojo diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi (MK), November 2009.
“Diputarnya rekaman itu mempengaruhi kejiwaan saya,” kata Wisnu saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Anggodo Widjojo, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, rekaman itu sungguh-sungguh membuatnya merasa trauma dan ia juga mengutarakan harapannya agar rekaman itu tidak usah lagi diperdengarkan di Pengadilan Tipikor.
Apalagi, ujar Wisnu, dirinya berasal dari keluarga amtenar (priyayi) yang selalu sangat ditekankan untuk menjaga kehormatan.
Pada bagian lain kesaksiannya, Wisnu juga mengemukakan bahwa rekaman itu sangat mempengaruhi kehidupan keluarganya sehingga anaknya pernah pergi dari rumah dan tidak kembali-kembali selama jangka waktu dua hari.
“Padahal saya memang tidak terlibat apa pun,” kata Wisnu.
Ia mengingatkan bahwa dirinya telah mengabdi di kejaksaaan selama 38 tahun dan pernah bertugas di beberapa daerah antara lain di Timor Timur, Bali, dan juga di Pulau Sumatera.
Dalam persidangan tersebut, jaksa bagian intelijen Kejagung Irwan Nasution juga mengemukakan bahwa rekaman tersebut juga mempengaruhi kehidupan batin keluarganya yang bertempat tinggal di Medan.
Ia menilai bahwa berbagai media massa seakan-akan sudah menghukumnya terlebih dahulu.
Selain Wisnu dan Irwan, saksi yang dihadirkan dalam sidang pada Selasa (20/7) ini adalah dua mantan anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), I Ktut Sudiharsa dan Myra Diarsih.
Sejumlah nama tersebut mengemuka dan menjadi kontroversi setelah terkait dengan rekaman rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi, November 2009.(*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    2012-02-03 14:33:04 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Segera Jadikan Anas dan Andi Tersangka Baru
    Feb 4, 2012 at 5:45 pm - Tidak ada Komentar
  • Sekmenpora Ngaku Terima Suap Rp10 Miliar
    Feb 4, 2012 at 5:43 pm - Tidak ada Komentar
  • Jangan Libatkan Boediono Buru Aset Bank Century
    Feb 4, 2012 at 5:42 pm - Tidak ada Komentar
  • Harta Angie Naik 10 Kali Lipat
    Feb 4, 2012 at 5:41 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Yang Paling Dibenci Saat Ini Adalah Partai Demokrat
    Feb 3, 2012 at 2:33 pm - 1 Komentar
  • Gunung Putri di Garut Diduga Sebuah Piramida
    Feb 3, 2012 at 10:19 am - Tidak ada Komentar
  • 110 Orang Meninggal Akibat Cuaca Dingin Ekstrem
    Feb 3, 2012 at 10:17 am - Tidak ada Komentar
  • Amandemen Konstitusi Masih Mungkin
    Feb 2, 2012 at 3:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Gerbong Anas Urbaningrum Akan Disingkirkan
    Feb 2, 2012 at 10:09 am - Tidak ada Komentar
  • Dana Talangan Rp 6,7 Triliun Untuk Bank Century Memang Rugikan Negara
    Feb 2, 2012 at 10:07 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.