• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
  • Hukum
    • HAM
    • Hukum&Ekonomi
    • Hukum&Korupsi
    • Hukum&Kriminal
    • Terorisme
  • Opini
  • POLKAM
    • Bela Negara
    • Luar Negeri
    • Politik&Ekonomi
    • UU&Konstitusi
  • Senggang
    • Novel
  • Tokoh
  • Tragedi Kemanusiaan
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
  • Video
  • Warta Top
Hukum&Ekonomi

800 Rekening Mencurigakan Diklarifikasi

Diterbitkan pada 29 Juni 2010 oleh Nurmimi

Badan Reserse Kriminal Polri telah mengklarifikasi sebanyak 800 rekening mencurigakan yang dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, Selasa, mengatakan, hasil klarifikasi rekening itu telah disampaikan ke Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).
“Sejak 2005 hingga 2010, ada 1.100 laporan transaksi mencurigakan dari PPATK. Dari Jumlah itu, 800 rekening telah selesai klarifikasi sedangkan sisanya masih belum selesai,” katanya.
Namun, Aritonang menolak menyebutkan hasil klarifikasi sebab hasil analisa keuangan itu bersifat rahasia yang dilindungi UU.
Dia menyebutkan, laporan PPATK juga menyebut adanya 20 rekening perwira polisi yang mencurigakan.
“Dari 20 rekening itu, sebagian besar sudah selesai diklarifikasi sedangkan sebagian belum selesai. Hasilnya sudah dilaporkan lagi ke PPATK,” katanya.
Ia menyebutkan, dari sejumlah kasus rekening mencurigakan itu, kasus Gayus merupakan kasus yang paling menarik perhatian publik.
“Jangan lupa lho, kasus Gayus itu juga berawal dari laporan PPATK juga. Siapa bilang, Polri tidak serius mengusut kasus rekening. Hanya saja, ada UU yang mengatur bahwa laporan dari
Di antara perwira Polri yang memiliki rekening mencurigakan itu adalah BG.
Namun, beberapa waktu yang lalu, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, rekening berisi uang Rp95 miliar milik salah satu perwira tinggi (Pati) Polri bernama BG diperoleh secara legal.
Polri, katanya, telah melakukan klarifikasi terhadap isi rekening dan menemukan bukti bahwa uang itu merupakan hasil usaha.
“Dia (BG) tidak ada masalah. Ada bukti-buktinya. Apa semua orang tidak boleh punya usaha. Kalau keluarganya punya bukti usaha dan bisa dibuktikan maka hal itu tidak masalah,” katanya.
Indonesia Corruption Watch bersama Koalisi Masyarakat Untuk Reformasi Polri telah melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi ke Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum.(*)

Bookmark and Share

Leave a comment

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Satgas Mafia Hukum Terima 381 Pengaduan
    2010-04-07 03:29:57 - 5 comments
  • SBY Angkat 10 Staf Khusus
    2009-11-20 14:35:46 - 2 comments
  • SBY Seharusnya Memproteksi Susno
    2010-05-24 19:10:35 - 2 comments
  • DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik
    2010-04-22 10:57:29 - 2 comments
  • Saham Tiga BUMN Dijual Tahun ini
    2010-08-03 17:16:53 - 2 comments
  • Batik Disyahkan Sebagai Budaya RI
    2009-09-07 22:53:44 - 1 comments
  • ga tuntas" nih masalah...
    Isal World: 2010-09-02 13:22:12
  • Kami sangat setuju dgn kebijakan Bapak Menteri BUMN tersebut.terutama ...
    masyarakat anti kkn: 2010-08-31 09:48:56
  • ya udah,, serang aja Malaysia................indonesia sudah dianggap ...
    karem Abd Nasser: 2010-08-31 09:28:43
  • koperasi insan mandiri itu termasuk bandel atau tidak , karena sekaran...
    dev: 2010-08-29 06:25:12
  • KAMI GERAM DENGAN ULAH MALAYSIA YG SEAKAN2 INGIN MENGAMBIL PA YG DA DI...
    SYAHRIL: 2010-08-28 01:03:50
  • Pernyataan Marzuki Alie Soal Gedung Baru DPR Menyakitkan
    Sep 5, 2010 at 12:11 am - Tidak ada Komentar
  • Bubarkan Saja Kementeri Koperasi Dan UKM
    Sep 5, 2010 at 12:08 am - Tidak ada Komentar
  • DPR Lebih Baik Prioritaskan Tenaga Ahli
    Sep 5, 2010 at 12:02 am - Tidak ada Komentar
  • Zionis Tak Akan Bisa Serang Iran
    Sep 5, 2010 at 12:00 am - Tidak ada Komentar
  • Presiden Tawarkan Pemindahan Ibukota Negara
    Sep 3, 2010 at 7:58 pm - Tidak ada Komentar
  • Cadangan Devisa 81,3 Miliar Dolar
    Sep 3, 2010 at 7:57 pm - Tidak ada Komentar
  • Rakyat Timur Tengah Mampu Kirim Israel Ke Neraka
    Sep 3, 2010 at 7:56 pm - Tidak ada Komentar
  • PDIP Minta KPK Tuntaskan Kasus Suap DPR
    Sep 3, 2010 at 7:53 pm - Tidak ada Komentar
  • Rp80 Triliun Dana UMKM Belum Tersalurkan
    Sep 3, 2010 at 7:52 pm - Tidak ada Komentar
  • PDI P Juga Minta Pembangunan Gedung Baru DPR Ditunda
    Sep 2, 2010 at 8:02 pm - Tidak ada Komentar
0001 afgan Afghan Aghan and animation brazil brazilian Bukan Cinta Biasa Cinta clip dance dua ekonomi perbankan entertainment fails fantasy film Final game Gebyar hati inbox Junior Kasih klip Live love Movie music never Nurhaliza olivia jensen lubis Original Sound Track OST people player Sandy Siti song Terima travel warning TV Video wannab
BUMN Watch © 2010 All Rights Reserved.