Sebanyak enam masjid di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menggeser arah Kiblat menjadi beberapa sentimeter dari arah awal.
“Sudah ada enam masjid yang melakukan pergeseran arah Kiblat dan melaporkannya kepada MUI,” kata Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangerang Selatan Abdul Rozak di Tangerang, Jumat.
Keenam masjid tersebut terletak di Kecamatan Pondok Aren sebanyak dua masjid, Kecamatan Serpong satu masjid, Kecamatan Pamulang satu masjid dan Kecamatan Setu dua masjid.
Rozak mengatakan, pergeseran arah Kiblat keenam masjid tersebut merupakan keinginan dari warga setempat yang melaporkannya kepada MUI.
Kemudian, bersama Kementerian Agama Kabupaten Tangerang dan MUI Tangerang Selatan serta melibatkan ahli dalam bidangnya, pengukuran arah Kiblat dilakukan.
Hasilnya, memang terjadi pergeseran beberapa sentimeter arah Kiblat di keenam masjid tersebut.
Namun, meski bergeser, bangunan masjid tidak dirubah hanya shaf atau barisan saat shalat saja yang digeser menyesuaikan hasil pengukuran.
Selain itu, mimbar masjid pun ikut bergeser. Setelah dilakukan pergeseran tersebut, MUI dan Kementerian Agama Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat penetapan tentang arah Kiblat tersebut sesuai hasil pengukuran.
“Hanya barisan shalat saja yang bergeser. Yang tadi awalnya lurus kemudian menjadi miring sedikit setelah dilakukan pengukuran. Dan tidak ada bangunan masjid yang diubah,” katanya.
Pergeseran arah Kiblat ini, kata dia, sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Terakhir, pergeseran arah Kiblat dilakukan di wilayah Kecamatan Setu.
Bahkan, setelah pergeseran arah Kiblat, tidak menutup kemungkinan masih ada masjid dan mushala lainnya di Tangerang Selatan yang melakukan pengukuran sendiri untuk menentukan arah Kiblat. Tetapi, pergeseran tersebut tidak terjadi secara drastis. Artinya, hanya bergeser beberapa sentimeter saja dari arah Kiblat awal.
“Tidak ada yang berubah drastis, hanya beberapa sentimeter saja,” katanya.
Dari kabar tentang maraknya pergeseran arah Kiblat, masyarakat diminta untuk tidak resah dan tetap menjalankan ibadah shalat seperti biasanya dengan menghadap Kiblat ke arah semula.
“Jangan hanya karena ada kabar pergeseran, kemudian ibadah shalat terganggu. Intinya tetap menghadap kiblat ke arah barat,” katanya.
Pergeseran arah Kiblat sendiri dikabarkan terjadi karena gempa bumi yang terjadi di sejumlah tempat dan menyebabkan arah Kiblat dari barat ke arah barat laut.(*)
6 Masjid Di Tangerang Geser Arah Kiblat
Diterbitkan pada 16 Juli 2010 oleh B- Watch

