• Home
  • Aktivitas
    • Aksi&Demo
    • Kegiatan Kepala Negara
  • Ekonomi
    • Agribisnis
    • APBN
    • BUMN
    • Ketenagakerjaan
    • Koperasi&UKM
    • Lingkungan Hidup
    • Transportasi
  • HANKAMNAS
    • Bela Negara
    • Komentar&Wacana
    • Terorisme
  • Hukum&Politik
    • HAM
    • Luar Negeri
    • UU&Konstitusi
  • Opini
  • Senggang
    • Novel
  • Tentang Kami
  • Tokoh
  • Tragedi
    • Aksi Kemanusiaan
    • Bencana Alam
    • Fenomena
  • Video
  • Warta Top
Kegiatan Kepala Negara

19 Juta KK Belum Tersentuh Listrik

Diterbitkan pada 27 Juli 2010 oleh B- Watch

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan bahwa saat ini terdapat 19 juta rumah tangga atau kepala keluarga di Indonesia yang belum menikmati listrik, sehingga perlu ditempuh upaya-upaya nyata.
“Pemerintah terus berupaya sehingga pada akhirnya rakyat miskin bisa dapat listrik,” kata Presiden saat mendeklarasikan “Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Bergilir” di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa.
Menurut Kepala Negara, setelah dalam enam bulan PLN mampu memenuhi komitmen Indonesia bebas pemadaman bergilir maka target selanjutnya adalah memastikan jika seluruh permohonan permintaan listrik dapat dipenuhi.
Disebutkan bahwa di kawasan Indonesia bagian timur dan barat masing-masing ada 500 ribu pemohon yang masih masuk dalam daftar tunggu memperoleh akses atas listrik.
“Semua tahu listrik itu pekerjaan rumah kita. Listrik itu menyangkut keadilan. Tidak adil rasanya kalau sebagian rakyat kita tidak mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan listrik,” katanya.
Oleh karena itu, kata Presiden, pemerintah baik daerah maupun pusat terus bekerja untuk mengatasi listrik seraya meningkatkan ketersediaan listrik untuk kepentingan rakyat.
Lebih lanjut Kepala Negara mengatakan bahwa sediaan listrik di Indonesia sejak jaman Presiden Soekarno hingga tahun 2005 hanya berjumlah 25 ribu megawatt yang seiring meningkatnya permintaan dari waktu ke waktu makin menunjukkan kekurangan.
Oleh karena itu, kata Presiden, pemerintah menggagas program 10 ribu megawatt tahap pertama dan dua.
“Masalahnya membangun listrik butuh waktu, pembangkit listrik yang dibangun katakan 2 kali 200 megawatt pembangunannya bisa 2-4 tahun, butuh waktu,” katanya.
Sementara itu, Menteri ESDM Darwin Zaidi Saleh mengatakan bahwa sebelumnya pemadaman listrik bergilir tidak dapat dihindarkan karena kebutuhan pada waktu beban puncak belum dapat dipenuhi.
Untuk program aksi penanggulangan jangka pendek dilakukan pembelian kelebihan daya dari perusahaan swasta, menyewa genset, mempercepat waktu pemeliharaan pembangkit, dan mengimbau masyarakat menghemat listrik.
Ia menjelaskan bahwa yang dimaksudkan dengan program bebas pemadaman bergilir adalah penyediaan daya listrik yang cukup sehingga tidak ada lagi pemadaman bergilir.
“Bila masih terjadi pemadaman lebih disebabkan karena gangguan lokal,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Darwin juga mengatakan bahwa 35 persen dari rumah tangga di Indonesia atau sekitar 19 juta, khususnya yang berada di wilayah Indonesia bagian timur, belum memperoleh akses atas listrik.
Presiden melakukan kunjungan kerja satu hari ke Mataran, Nusa Tenggara Barat, untuk mendeklarasikan Indonesia Bebas Pemadaman Bergilir.
Turut mendampingi Kepala Negara antara lain adalah Ibu Ani Yudhoyono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mendagri Gamawan Fauzi, Menhut Zulkifli Hassan, Menpora Andi Mallarangeng, Juru Bicara Kepresidenan Julian A Pasha dan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah yang menggantikan Dino Patti Djalal.
Presiden kembali ke Jakarta sekitar pukul 14.30 wita. (*)

Bookmark and Share

Comments are closed.

  • Terpopuler
  • Terkini
  • Komentar
  • Tags
  • Turunkan SBY, Bentuk Dewan Revolusi Rakyat dan Kembali ke UUD 1945 asli
    2011-12-20 13:53:16 - 2 comments
  • Diusut Pelanggaran Kode Etik Hakim Dalam Kasus Antasari
    2011-04-15 13:53:12 - 1 comments
  • Diluncurkan Kisah-kisah Pribadi Pak Harto
    2011-06-08 13:50:17 - 1 comments
  • Kata Jeffrey: Rakyat Sudah Muak Dengan SBY
    2011-08-10 10:29:01 - 1 comments
  • Pembantaian Mesuji Pelecehan Asing Pada Bangsa Indonesia
    2011-12-19 15:04:00 - 1 comments
  • Bubarkan Partai Demokrat
    2012-01-17 14:30:34 - 1 comments
  • Suruh semua anggota DPR , kehakiman, kejaksaan, dan Kepolisian mundur ...
    Hati menangis: 2012-02-03 20:09:22
  • @ RUHUT , keberhasilan yang mana yang telah dibuat oleh pemerintahan S...
    Andhika: 2012-01-17 07:57:40
  • Ayo kembali ke Pancasila dan UUD 1945 (ASLI) amanat Pendiri Bangsa...
    Tri Indratno: 2011-12-23 06:12:05
  • Benar tuh, utamanya aku, muak, muak, kayaknya yang diurus cuma partai,...
    Kartini Piliang: 2011-08-11 15:58:02
  • maswadi rauf bisanya cuma komentar tok. berarti anda jg krng bagus. jg...
    djoko m: 2011-06-09 07:12:45
  • Ribuan Anak Disiksa Di Amerika Serikat
    Feb 7, 2012 at 4:49 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina Sondakh Dipecat Dari Partai Demokrat
    Feb 7, 2012 at 4:48 pm - Tidak ada Komentar
  • 2014 Jusuf Kalla Siap Maju Sebagai Capres
    Feb 7, 2012 at 4:46 pm - Tidak ada Komentar
  • Korupsi Akan Terus Meningkat
    Feb 7, 2012 at 3:06 pm - Tidak ada Komentar
  • Angelina dan Miranda Kok Belum Ditahan
    Feb 7, 2012 at 3:05 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat Sekarat
    Feb 7, 2012 at 3:03 pm - Tidak ada Komentar
  • Capt. Fransesco Schettino Dituntut 2.697 Tahun
    Feb 7, 2012 at 3:02 pm - Tidak ada Komentar
  • Partai Demokrat: Tangan Mencincang Bahu Memikul
    Feb 7, 2012 at 11:04 am - Tidak ada Komentar
  • Era Pemerintahan SBY Utang Meningkat Rp705 Triliun
    Feb 7, 2012 at 11:02 am - Tidak ada Komentar
  • Pemburu Aset Bank Century Bagai Lelucon Politik Tak Lucu
    Feb 7, 2012 at 11:01 am - Tidak ada Komentar
2010 ????? ABC battle Benghazi protest Benghazi riots blood death for Gaddafi HD Indonesia Junior Libia libya Libya protests Libya unrest Libya violence love Lybia mata middle east Moammar Gadhafi Movie music NATO intervention NATO invasion nature New news Nurhaliza Obama revolt revolution RT Siti song Tripoli Tsunami UK uprising US violence West Yogyakarta
B-Watch © 2012 All Rights Reserved.